103 Rumah di Solear Tangerang Rusak Dihantam Puting Beliung
Jumat, 23 Januari 2026 | 18:10
Angin puting beliung melanda Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang hingga merusak ratusan rumah warga dan sejumlah infrastruktur lingkungan.
TANGERANGNEWS.com-Sepasang pria dan wanita kepergok berhubungan seks di pesawat Rossiya Airlines, maskapai milik negara Rusia.
Aksi keduanya menarik perhatian penumpang dan membuat mereka merekamnya. Pasangan itu marah kepada para penumpang.
Dilansir Sindonews.com, pasangan ini diketahui pria 41 tahun dan wanita 43. Mereka dilaporkan dalam keadaan mabuk dan melakukan seks oral di tempat duduk kelas ekonomi pada 26 Oktober 2019.
Perbuatan asusila itu diketahui oleh pramugari. Dengan emosi dia memerintah pasangan tersebut untuk berhenti.
"Anda tahu, kapten telah diberitahu bahwa Anda melakukan seks oral di tempat umum. Pesawat akan mendarat dan Anda akan keluar dari sini," ujarnya dalam rekaman video yang tersebar.
Penumpang wanita hanya diam, tapi si pria mengumpat ke para penumpang yang merekamnya. Pasangan itu pun terus menjadi tontonan para penumpang lain.
Setelah pesawat mendarat, keduanya langsung ditahan petugas kepolisian. Polisi tidak mengungkapkan nama masing-masing pasangan, namun si pria diketahui berasal dari Vladivostok. Sedangkan si wanita berasal dari Nakhodka.
Mereka ditemukan mabuk pada saat tiba di bandara Moskow. Surat kabar setempat, Senin (28/10/2019), melaporkan bahwa mereka telah bertemu di Bandara Sheremetyevo di Moskow sebelum naik pesawat. Keduanya diduga telah mampir di sebuah bar terlebih dahulu.
Menurut Kementerian Dalam Negeri Rusia, pasangan itu menghadapi 15 hari "penahanan administratif" dan denda.
Angin puting beliung melanda Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang hingga merusak ratusan rumah warga dan sejumlah infrastruktur lingkungan.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Hingga memasuki awal tahun 2026, hujan masih turun dengan intensitas cukup tinggi di banyak wilayah Indonesia. Kondisi cuaca basah yang berkepanjangan ini berdampak pada aktivitas harian masyarakat dan memicu kekhawatiran terhadap risiko banjir
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews