Fenomena Sarjana Pengangguran
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TANGERANGNEWS.com-Tiongkok mengerahkan staf medis dari seluruh negeri untuk membantu Provinsi Hubei mengendalikan wabah virus corona yang membuat Negeri Tirai Bambu itu kewalahan.
Setelah kelompok pertama tiba di Hubei, 12 tim tambahan yang terdiri dari 1.600 lebih staf medis akan diberangkatkan untuk membantu upaya pengendalian virus corona di provinsi itu.
Dalam sebuah konferensi pers, Minggu (26/1), Direktur Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok Ma Xiaowei mengatakan staf medis akan segera diberangkatkan.
Dia menambahkan bahwa pihak berwenang juga telah mengoordinasikan pasokan yang sangat dibutuhkan untuk mengendalikan wabah tersebut.
Menurut Ma, komisi tersebut telah menyerukan partisipasi dan memberangkatkan lebih dari 900 staf medis dalam tujuh tim ke Hubei. Selain itu, pihak militer juga mengirim tim medis beranggotakan 450 personel.
"Lebih dari 1.000 staf medis lainnya siap siaga bila perlu diberangkatkan," imbuhnya seperti dilansir dari jpnn.
Sejauh ini, negara itu telah mengirimkan cadangan pasokan medis dan mengoordinasikan distribusi pakaian pelindung, masker wajah, sarung tangan, dan kacamata pelindung ke daerah-daerah yang paling terdampak. (Xinhua/ant/dil/jpnn)
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TODAY TAGMenyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) tidak hanya mempercantik kawasan terminal dengan ribuan ornamen merah putih, tetapi juga menghadirkan berbagai aktivasi interaktif
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews