Connect With Us

Napoleon, Ikan dari Indonesia Mulai Muncul Lagi

Redaksi | Jumat, 3 Juli 2020 | 09:45

Ikan Napoleon. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Ikan Napoleon (Cheilinus undulatus)adalah ikan yang hidup diperairan terumbu karang. Konon dinamakan ikan Napoleon karena bentuk tonjolan di kepala ikan ini menyerupai topi Napoleon, sehingga ikan ini dinamakan ikan Napoleon.

Ikan Napoleon merupakan ikan karang terbesar di dunia, panjang maksimum yang pernah dilaporkan mencapai panjang total 90 inci (2,29 m) dengan berat maksimum 421 pound (191,0 kg) dan merupakan ikan dengan periode hidup sangat panjang, setidaknya 30 tahun, dan dapat mencapai umur maksimum 32 tahun.

Ikan Napoleon atau di Kepulauan Natuna yang biasa disebut dengan Ikan Mengkait adalah ikan yang kerap kali menjadisalah satu target utama "buruan" nelayan. Hal ini disebabkan permintaan pasar yang sangat tinggi dengan harga yang cukup mahal. Harga ikan ini mencapai US$ 100/kg pada pasar ikan hidup di Hongkong dan Cina.

Selain itu, di Hongkong daging ikan Napoleon yang lezat dan lembut bahkan dijadikan simbol status sosial dan ekonomi bagi yang memakannya. Menu ikan Napoleon yang ada di Hong Kong disebut "Sio moy". Sio moy ini biasanya dihidangkan pada acara atau peringatan khusus seperti pesta ulang tahun, kelahiran, atau perkawinan. Selain itu, sajian ikan Napoleon ini sering pula hadir saat ada jamuan makan dengan relasi bisnis.

Selain daging, bibir ikan Napoleon dipercaya punya khasiat khusus, yaitu sebagai penambah stamina seksual bagi para pria dewasa.

Namun, pada 2015 pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan mengeluarkan kebijakan larangan penjualan Ikan Napoleon secara bebas, hal ini dikarenakan maraknya penangkapan ikan ini secara ilegal di perairan Indonesia.

PROPERTI
Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya

Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:06

Calon pembeli rumah kini bisa melihat langsung hunian Allurea Type E di Asthara Skyfront City.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
Gerakan Pangan Murah Kabupaten Tangerang Kembali Hadir, Beras 5 Kg Cuma Rp24.500

Gerakan Pangan Murah Kabupaten Tangerang Kembali Hadir, Beras 5 Kg Cuma Rp24.500

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:21

Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kembali digelar di halaman Gedung Usaha Daerah (GUD) Tigaraksa, Kamis 15 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill