Connect With Us

Gara-gara Berantakan, Kamar Pria Ini Ditinggali Buaya

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 2 Agustus 2020 | 18:04

Suasana kamar tak terurus seekor buaya berada di kolong tempat tidur seorang pria asal China. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Akibat kondisi kamar berantakan tak terurus, seekor buaya tinggal di rumah milik seorang pria di asal China. Bahkan pria tersebut tak sadar jika selama ini dirinya tidur dengan buaya paling berbahaya.

Karena terkejut melihat ada buaya di kolong tempat tidurnya, pria tersebut langsung menghubungi pemadam kebakaran.

Mengutip dari Daily Star pada Jumat (31/7/2020), pria itu menceritakan pengelaman mengerikannya bagimana dia hidup dengan buaya tanpa disadari.

Pria itu tak sadar sudah berapa lama hewan itu tinggal di sana. Namun ketika dia menemukannya, hewan itu sudah berada di kolong tempat tidurnya.

Dia juga menemukan bahwa ada selotip yang dikaitkan ke mulut buaya itu.

Setelah sadar ada hewan buas itu, pria tersebut langsung menghubungi pemadam kebakaran setempat untuk meminta pertolongan.

Suasana kamar tak terurus seekor buaya berada di kolong tempat tidur seorang pria asal China.

Dinas pemadam kebakaran pun datang ke asrama pria itu di dalam sebuah taman industri di Jinan provinsi Shadong, China Timur pada 29 Juli 2020.

Kemudian, videonya dibagikan melalui platform Weiboo yang menunjukkan petugas pemadam berjalan di sebuah ruangan.

Tidak diketahui berapa lama hewan itu telah bersarang di dalam ruangan itu.

Suasana kamar tak terurus seekor buaya berada di kolong tempat tidur seorang pria asal China.

Namun, dari foto yang terlihat kamar itu tampak tidak tertata dengan baik, banyak benda berserakan di sekitaran lantainya.

Sehingga membuat hewan itu semakin mudah menyembunyikan dirinya.

Petugas pemadam kebakaran kemudian masuk ke dalam kamar tersebut lalu menguncinya supaya hewan itu tidak melarikan diri.

Petugas menangkap buaya tersebut. Kemudian, petugas juga memanggil pawang hewan di Kebun Binatang Jinan untuk membantu penangkapan.

Pawang tersebut datang, lalu masuk ke dalam ruangan dan meletakkan jaring di atas buaya yang ditemukan ukurannya sekitar 1 meter.

Dengan demikian tim penangkap pun dengan mudah menjinakkan hewan itu.

Tim pawang menyeret hewan itu keluar dari asrama kemudian menempatkannya ke dalam sebuah kandang.

Kemudian, hewan itu dibawa ke kebun binatang Jinan, di mana akan diperiksa dan disimpan untuk sementara waktu. (RAZ/RAC)

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Sindikat Pencuri Modus Geser Tas Diringkus Polisi, Incar Pengunjung di Berbagai Mal Termasuk Tangerang

Sindikat Pencuri Modus Geser Tas Diringkus Polisi, Incar Pengunjung di Berbagai Mal Termasuk Tangerang

Senin, 5 Oktober 2026 | 17:48

Sindikat pencurian spesialis modus geser tas yang beraksi di pusat perbelanjaan dibongkar polisi. Empat orang terduga pelaku dibekuk setelah Tim gabungan Polres Metro Bekasi dan Satresmob Bareskrim Polri memburu mereka.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill