Connect With Us

Rupiah Merosot, Sudah Capai Rp14.500 Per Dolar AS

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 31 Maret 2021 | 11:32

Ilustrasi Uang Receh (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah di perdagangan pasar spot, Rabu (31/1/2021) pagi. Rendahnya minat pelaku pasar terhadap aset-aset berisiko membuat mata uang Asia tertekan, termasuk rupiah.

Dilansir dari CNBC Indonesia, saat pembukaan pasar spot  US$ 1 setara dengan Rp 14.480 atau melemah 0,07% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Seiring perjalanan pasar, rupiah semakin lemah. Pada pukul 09:16 WIB, US$ 1 dibanderol Rp14.500 di mana rupiah melemah 0,21%. Ini adalah posisi terlemah rupiah sejak November 2020.

Kemarin, rupiah menutup perdagangan pasar spot di posisi Rp 14.470/US$, melemah 0,21%. Dolar AS sudah begitu dekat dengan level Rp 14.500.

Depresiasi rupiah adalah tema yang mewarnai perekonomian nasional akhir-akhir ini. Sejak awal Maret 2021, rupiah sudah melemah 1,54% dan sepanjang 2021 depresiasi mata uang Ibu Pertiwi mencapai 3,06%.

Dari dalam negeri, ada faktor musiman yang membuat rupiah melemah. Jelang akhir kuartal, kebutuhan valas korporasi memang tinggi untuk membayar dividen, utang jatuh tempo, dan sebagainya.

Rupiah pun banyak dilepas untuk ditukar dengan valas, utamanya dolar AS. Faktor musiman ini yang membuat rupiah melemah. (RAZ/RAC)

KOTA TANGERANG
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Sesak Napas, Ini Penjelasan Dokter Tangerang

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Sesak Napas, Ini Penjelasan Dokter Tangerang

Selasa, 8 September 2026 | 19:47

Paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) yang sempat menyebar di Kota Tangerang Sejak Minggu 6 September 2026 patut diwaspadai, terutama karena partikel abu dapat masuk ke saluran pernapasan dan mengganggu kesehatan.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Kembali Dibuka Layani Penerbangan

Bandara Soekarno-Hatta Kembali Dibuka Layani Penerbangan

Selasa, 8 September 2026 | 12:05

Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang dinyatakan dapat kembali melayani penerbangan setelah sempat ditutup sementara karena sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill