Satgas Anti Rentenir Dibentuk di Tangerang, Cegah Warga Terjebak Pinjaman Ilegal
Jumat, 11 September 2026 | 19:22
Satuan Tugas (Satgas) Anti Rentenir resmi dibentuk oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah di perdagangan pasar spot, Rabu (31/1/2021) pagi. Rendahnya minat pelaku pasar terhadap aset-aset berisiko membuat mata uang Asia tertekan, termasuk rupiah.
Dilansir dari CNBC Indonesia, saat pembukaan pasar spot US$ 1 setara dengan Rp 14.480 atau melemah 0,07% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.
Seiring perjalanan pasar, rupiah semakin lemah. Pada pukul 09:16 WIB, US$ 1 dibanderol Rp14.500 di mana rupiah melemah 0,21%. Ini adalah posisi terlemah rupiah sejak November 2020.
Kemarin, rupiah menutup perdagangan pasar spot di posisi Rp 14.470/US$, melemah 0,21%. Dolar AS sudah begitu dekat dengan level Rp 14.500.
Depresiasi rupiah adalah tema yang mewarnai perekonomian nasional akhir-akhir ini. Sejak awal Maret 2021, rupiah sudah melemah 1,54% dan sepanjang 2021 depresiasi mata uang Ibu Pertiwi mencapai 3,06%.
Dari dalam negeri, ada faktor musiman yang membuat rupiah melemah. Jelang akhir kuartal, kebutuhan valas korporasi memang tinggi untuk membayar dividen, utang jatuh tempo, dan sebagainya.
Rupiah pun banyak dilepas untuk ditukar dengan valas, utamanya dolar AS. Faktor musiman ini yang membuat rupiah melemah. (RAZ/RAC)
Satuan Tugas (Satgas) Anti Rentenir resmi dibentuk oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGAntusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Mayora Group kembali memberangkatkan karyawannya untuk menunaikan ibadah umroh sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas dan dedikasi selama bekerja di perusahaan.
Gunungan sampah terlihat memenuhi salah satu area pemrosesan akhir di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sejumlah kendaraan pengangkut sampah dan alat berat masih beraktivitas di sekitar tumpukan tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews