Connect With Us

Menko Airlangga Dampingi Presiden Jokowi Temui Joe Biden Bahas Ini

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 4 November 2021 | 13:24

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendampingi Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Joseph R Biden Jr atau Joe Biden di Glasgow, Skotlandia. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendampingi Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Joseph R Biden Jr atau Joe Biden di sela pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim ke-26 (KTT COP26), pada 1-2 November di Glasgow, Skotlandia.

Airlangga mengaku, pertemuan dua pimpinan Indonesia-AS ini membahas sejumlah hal. Terutama penanganan pandemi COVID-19.

	Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendampingi Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Joseph R Biden Jr atau Joe Biden di Glasgow, Skotlandia.

Presiden Jokowi menyampaikan kepada Presiden Joe Biden bahwa Indonesia dan AS memiliki relasi kemitraan strategis serta kerja sama sosial ekonomi yang kokoh.

"Pembicaraan terkait Geopolitik Indo Pacific, Keketuaan Indonesia di G20, serta hubungan bilateral Indonesia-AS,” tutur Airlangga, Rabu 3 November 2021.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendampingi Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Joseph R Biden Jr atau Joe Biden di Glasgow, Skotlandia.

Menko Perekonomian menegaskan, dalam pertemuan ini, Indonesia juga mengajak AS untuk melakukan investasi pada energi baru dan terbarukan. Termasuk pengembangan ekosistem mobil listrik dan baterai lithium.

Presiden AS Joe Biden dan Jokowi juga melakukan tukar pikiran terkait isu penguatan demokrasi dan situasi global. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendampingi Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Joseph R Biden Jr atau Joe Biden di Glasgow, Skotlandia.

Dalam pertemuan sekitar satu jam ini, Joe Biden menyampaikan dukungan untuk Indonesia sebagai Presidensi G20 tahun 2022.

Di saat yang sama, Airlangga juga menggelar pembicaraan dengan pemilik Microsoft Bill Gates. Ketua Umum DPP Partai Golkar ini mengatakan, pertemuan dengan Bill Gates membahas peluang kerja sama antara Indonesia dengan Bill & Melinda Gates Foundation dalam sejumlah hal.

Pertemuan KTT G20 di Roma, Italia, Presiden RI Joko Widodo menghadiri rangkaian acara High Level Segment KTT COP26 di Glasgow-Skotlandia, pada 1-2 November 2021.

“Membahas pengembangan co production mRNA, taksonomi pisang yang sangat beragam di Indonesia yang akan bekerja sama dengan LIPI serta sejumlah pembahasan mengenai finansial inklusif,” ujarnya.

Pertemuan KTT G20 di Roma, Italia, Presiden RI Joko Widodo menghadiri rangkaian acara High Level Segment KTT COP26 di Glasgow-Skotlandia, pada 1-2 November 2021.

Airlangga menambahkan, Indonesia dan AS berharap hubungan baik yang selama ini terjalin bisa terus ditingkatkan dan membawa manfaat bagi kedua negara.

Turut mendampingi Menko Airlangga menerima Bill Gates, Menkeu Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Tohir.

KOTA TANGERANG
Penyandang Disabilitas Kota Tangerang Dapat Jalur Khusus di SPMB 2026

Penyandang Disabilitas Kota Tangerang Dapat Jalur Khusus di SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:47

Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang tengah mempersiapkan jalur khusus bagi calon peserta didik penyandang disabilitas dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SD dan SMP Negeri.

BANDARA
WN India Ditangkap Selundupkan 265,7 Gram Serbuk Emas di Bandara Soetta, Disembunyikan di Celana Dalam

WN India Ditangkap Selundupkan 265,7 Gram Serbuk Emas di Bandara Soetta, Disembunyikan di Celana Dalam

Senin, 11 Mei 2026 | 16:12

Seorang warga negara (WN) India ditangkap aparat Bea Cukai karena hendak penyelundupkan serbuk emas murni di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill