Connect With Us

Kisah Tragis Ayah Pukuli Putrinya Hingga Tewas di Malang

| Minggu, 22 Februari 2015 | 10:59

| Dibaca : 4212

Ilustrasi Pemukulan. (tangerangnews / ist)

Gara-gara berebut baju dengan kakak kandungnya, Kasih Ramadani (8) menghembuskan nafas terakhirnya usai dianiaya orangtua korban, Deni (32). Kepada petugas Polres Malang, Deni mengaku jengkel setelah melihat putri keduanya itu rewel berebut baju dengan kakaknya.

Dengan kayu pikulan, korban dipukuli hingga berkali-kali. Akibat pukulan itu, Kasih Ramadani pun tidak berdaya. Kasih Ramadani sempat mendatangi ayahnya dan meminta maaf. Setelah itu anak malang tersebut pingsan. Korban pun akhirnya tewas dalam pelukan ayahnya.

Aksi penganiayaan itu dilakukan di sawah di Dusun Buwek, Desa Sitirejo Kec. Wagir, Kab. Malang. "Jadi pelaku mengaku menggunakan bambu yang biasa digunakan untuk mengangkut kayu atau pikulan. Saat itu korban rewel karena berebut baju dengan kakak kandungnya," kata AKP Ibnu Sutiyo, Kanit PPA Polres Malang, Minggu (22/2/2015).

 

OPINI
Ayo, Berkunjung ke Kampung Anggur di Cibodas Tangerang

Ayo, Berkunjung ke Kampung Anggur di Cibodas Tangerang

Kamis, 21 Januari 2021 | 10:51

Oleh : Neneng, Mahasiswi Jurnalistik UNIS Tangerang

NASIONAL
Kemungkinan Ada Efek Samping Vaksin COVID-19, Kemenkes: Jangan Takut

Kemungkinan Ada Efek Samping Vaksin COVID-19, Kemenkes: Jangan Takut

Rabu, 13 Januari 2021 | 13:19

TANGERANGNEWS.com-Vaksinasi COVID-19 di Indonesia akan dimulai pada hari

TANGSEL
Komplotan Rampok Minimarket di Ciputat Diringkus Polisi

Komplotan Rampok Minimarket di Ciputat Diringkus Polisi

Selasa, 26 Januari 2021 | 17:46

TANGERANGNEWS.com-Komplotan perampok bersenjata tajam yang beraksi di salah satu minimarket Jalan Suka Damai, Sarua Indah, Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu (17/1/2021) lalu, berhasil diringkus jajaran Polda Metro Jaya

"Jika masa lalu tidak berjalan sesuai yang Anda inginkan, bukan berarti masa depan bisa menjadi lebih baik dari yang selalu Anda bayangkan"

@TangerangNews