Connect With Us

Partai Golkar kian Hancur hanya karena Tagihan Listrik

EYD | Sabtu, 2 Januari 2016 | 10:11

| Dibaca : 1458

Logo Partai Golkar. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANG – Konsistensi Partai Golkar kian remuk seiring pertikaian antarkubu yang tak kunjung mereda. Bahkan, masalah pembayaran listrik bisa menjadi polemik baru partai berlambang pohon beringin tersebut.

Kubu Agung Laksono yang selama ini menguasai DPP Golkar disebut Yorrys Raweyai menunggak pembayaran listrik selama dua bulan dengan tagihan sekitar Rp 400 juta. Kubu Ical akan melunasi semua tagihan itu.

“Tunggakan listrik, pajak, dan gaji karyawan yang ditinggalkan kubu Ancol pekan depan akan kami lunasi,” kata Bendahara Umum Golkar hasil Munas Bali Bambang Soesatyo kepada wartawan, Sabtu (2/1/2015).

Bambang mengatakan, tak hanya tagihan listrik yang belum dibayar Agung dkk, tapi juga tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kantor Golkar. Jumlahnya tak sedikit, lebih dari Rp 1 miliar. “Yang paling memalukan adalah tunggakan PBB yang tidak mereka bayar 1 miliar lebih. Demikian juga gaji karyawan dan satpam,” papar Bambang.

Bambang belum tahu jumlah seluruh tagihan kantor DPP Golkar. Namun, dia sudah mengutus stafnya untuk mendata seluruh tagihan-tagihan yang perlu dibayar. Bambang juga menyebut kantor DPP Golkar perlu perbaikan. “Pastinya juga nanti perbaikan kantor yang rusak berat, karena dipergunakan secara tidak bertanggung jawab selama setahun lebih mereka kuasai,” ujarnya.

Soal tagihan listrik Golkar yang belum dibayar diungkap oleh Yorrys Raweyai. Yorrys menyebut Agung dkk tak membayar tagihan bulan Oktober dan November, jumlahnya sekitar Rp 400 jutaan. Kubu Agung sudah bicara soal tagihan listrik itu. Kubu Agung tak menyangkal belum membayar listrik kantor DPP Golkar. Namun, ada alasannya. Mereka merasa tagihan listrik harusnya ditanggung dua kubu.

“Saya tanya bendahara, penjelasan dia waktu dulu pakai sendiri nggak ada masalah. Tapi, setelah Silatnas diputuskan bersama-sama, ya bebannya bersama-sama dong. Masa yang pakai bersama kita yang tanggung,” kata Sekjen Golkar hasil Munas Ancol, Zainudin Amali, saat dihubungi terpisah.

Bendahara Umum Golkar kubu Agung, Sari Yuliati, menyampaikan jawaban serupa. Apalagi, kantor Golkar sudah digunakan secara bersama-sama sejak 1 November 2015, maka selayaknya tagihan listrik ditanggung dua kubu.

TANGSEL
Ini Kegiatan Kampanye Pilkada Tangsel yang Dilarang KPU di Tengah Pandemi

Ini Kegiatan Kampanye Pilkada Tangsel yang Dilarang KPU di Tengah Pandemi

Minggu, 27 September 2020 | 21:35

TANGERANGNEWS.com-Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang

PROPERTI
Graha Raya Tangerang Jawab Kebutuhan Rumah Bagi Milenial

Graha Raya Tangerang Jawab Kebutuhan Rumah Bagi Milenial

Jumat, 25 September 2020 | 13:24

TANGERANGNEWS.com-Dengan kemajuan teknologi yang senantiasa dalam

BISNIS
Belanja Skincare Hingga Kebutuhan Mom & Baby Diskon 70% di Toko SehatQ

Belanja Skincare Hingga Kebutuhan Mom & Baby Diskon 70% di Toko SehatQ

Sabtu, 26 September 2020 | 19:54

TANGERANGNEWS.com-Ingin belanja skincare dan kebutuhan Si Kecil

AYO! TANGERANG CERDAS
Selama Ini Kena Hoax, Ternyata Terdapat 7 Manfaat Mandi Malam Hari 

Selama Ini Kena Hoax, Ternyata Terdapat 7 Manfaat Mandi Malam Hari 

Kamis, 17 September 2020 | 10:48

TANGERANGNEWS.com- Cerita di Indonesia selama ini mengenai larangan mandi di malam hari membuat kita terpengaruh. Mitos dan hoax mengenai kesehatan memang banyak beredar di masyarakat, terutama dahulu

"Kerja sama terjadi bukan karena tak ada konflik, tetapi sebagai sarana untuk mengelola konflik."

Qoute