Connect With Us

Korban Bertambah Satu, Total Tujuh Tewas

EYD | Kamis, 14 Januari 2016 | 14:41

Kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta, masih mencekam (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Jenazah yang tiba di RS Polri pascaledakan di Thamrin, Jakarta, bertambah satu orang. Kini, total ada tujuh orang jenazah.

Jenazah ketujuh tiba di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (14/1/2016) pukul 14.40. Kantong jenazah berwarna oranye dikeluarkan dari ambulans dan dibawa masuk ruang instalasi forensik.

Ambulans pembawa jenazah ketujuh ini dikawal oleh polisi bermotor. Enam jenazah sebelumnya tidak dikawal.

Belum ada keterangan dari pihak kepolisian apakah semua jenazah itu merupakan jenazah terduga teroris di Thamrin. Polisi berseragam dan petugas DVI masih berjaga di lokasi.

Beberapa warga berdatangan ke Instalasi Forensik RS Polri. Mereka mengaku khawatir karena kerabatnya diketahui berada di kawasan Thamrin saat ledakan dan tidak bisa dihubungi.

TEKNO
Tangsel One Akhirnya Diluncurkan, Layanan Publik Bisa Diakses Lewat Chat

Tangsel One Akhirnya Diluncurkan, Layanan Publik Bisa Diakses Lewat Chat

Kamis, 30 April 2026 | 17:48

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi meluncurkan inovasi layanan publik berbasis digital, Tangsel One, yang dilengkapi dengan asisten virtual Helita (Helo Kita Tangsel).

KAB. TANGERANG
Tidak Istitha'ah, 7 Jemaah Calon Haji Asal Banten Gagal Berangkat

Tidak Istitha'ah, 7 Jemaah Calon Haji Asal Banten Gagal Berangkat

Selasa, 5 Mei 2026 | 21:24

Sebanyak tujuh jamaah calon haji asal Provinsi Banten Banten gagal berangkat ke tanah suci dan dipulangkan dari Embarkasi Grand El Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang lantaran tidak istitha'ah atau tidak memenuhi syarat kemampuan.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill