Connect With Us

Indonesia Perlu Waspadai Penyebaran Virus Zika

Denny Bagus Irawan | Jumat, 5 Februari 2016 | 11:15

Ilustrasi Nyamuk (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

Meluasnya wabah Virus Zika membuat WHO menetapkan status darurat global.

Virus ini tengah mewabah di negara Amerika Latin, terutama di Brasil dan Kolumbia. Setidaknya lebih dari 18 negara terdeteksi terinfeksi Virus Zika.

Meski belum mewabah di Indonesia, masyarakat perlu mewaspadai infeksi Virus Zika.

Sama seperti penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD), vektor pembawa virus ini adalah nyamuk Aedes Aegypti yang juga membawa penyakit Chikungunya.

Gejala awal yang timbul yaitu demam mendadak, lemas, kemerahan pada kulit badan, punggung dan kaki, serta nyeri otot dan sendi.

Namun, berbeda dengan dengan infeksi virus Dengue, pada infeksi ini mata pasien akan merah karena mengalami radang konjungtiva atau konjungtivitis.

“Pasien juga akan merasakan sakit kepala,” kata Staf Pengajar Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran UI, Dr. Ari Fahrial Syam, saat dihubungi, Kamis (4/2/2016).

Ari melanjutkan, berbeda dengan infeksi demam berdarah, infeksi virus Zika tidak menyebabkan penurunan kadar trombosit.

Masa inkubasi hampir mirip dengan infeksi virus Dengue yaitu beberapa hari sampai satu minggu.

“Sekilas infeksi virus Zika hampir mirip dengan virus Dengue sehingga adanya infeksi ini sering kali tidak terdeteksi karena umumnya gejalanya ringan,” lanjut Ari.

Dengan istirahat dan banyak minum, kata dia, pasien dapat sembuh. “Banyak minum, jika demam minum obat penurun panas dan tetap mengonsumsi makanan yang bergizi,” pungkasnya.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

HIBURAN
Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:24

Setelah melalui serangkaian seleksi yang melibatkan lebih dari 300 tea-rista dari ratusan gerai di berbagai daerah, Chatime akhirnya menetapkan pasangan asal Bintaro dan Surabaya sebagai pemenang Chatime Tea-rista Competition 2026.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill