Connect With Us

Hore, Setiap Desa Kebagian Rp700 Juta

EYD | Selasa, 15 Maret 2016 | 08:43

Luhut Binsar Pandjaitan (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Program dana desa yang dicanangkan pemerintah sudah bergulir demi pembangunan yang merata berbasis desa di seluruh Indonesia. Tahun lalu, jumlah dana yang sudah digelontorkan pemerintah mencapai Rp 21 triliun untuk 74.752 desa.

"Pemerintah ada program dana desa, ini untuk keadilan. 74.752 desa di seluruh Indonesia. Tahun lalu pemerintah memberikan Rp 21 triliun atau setara tiap desa Rp 700 juta," kata Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan dalam seminar di kantor PPATK, Jl Ir Juanda, Jakarta Pusat, Selasa (15/3/2016).

Seminar itu membahas PP No 2/2016 tentang 'Penyampaian Data dan Informasi oleh Instansi Pemerintah atau Lembaga Swasta Dalam Pencegahan dan Pemberantasan TPPU'. Hadir pimpinan PPATK dan seratusan undangan dari OJK, perbankan, perusahaan sekuritas dan lainnya.

"Tahun ini diberikan Rp 47 triliun atau kira-kira US$ 4,3 miliar untuk 74.752 desa. Tahun depan Rp 87 triliun lagi dan seterusnya sampai 5 tahun ini," ujar Luhut.

Menurut Luhut, hingga sampai 2018 nanti, tiap desa ditargetkan akan menerima keseluruhan rata-rata sebesar Rp 2,3 miliar. Dana yang cukup besar untuk dikelola oleh desa. "Apa yang mau dicapai di sini? Sekali lagi keadilan, supaya ada perputaran ekonomi di bawah. Supaya menikmati kemerdekaan ini, menikmati kehebatan repubik ini. Bukan hanya Anda dan saya, tapi rakyat yang di bawah, yang ditanya yes or no jawabnya or," seloroh Luhut.

Luhut menambahkan, pemerintah akan mengawasi realisasi dana desa tersebut. Termasuk kepada masyarakat dan secara spesifik pelaku usaha serta perbankan agar turut melakukan pengawasan, karena bukan berarti realisasi dana desa lancar semua.

"Saya pergi ke daerah-daerah mengecek, saya tanya kepala-kepala desa. Saya pergi ke Banten, Sumatera, Sulawesi, Jawa saya cek. Semua mengatakan dana itu berjalan dengan baik, dan berputar ekonomi. Itu yang menjunjung ekonomi kita kuat, karena ekonomi kita kita bangun dari bawah," terang purnawirawan jenderal TNI itu.

"Ada juga yang ngadu sama saya ibu-ibu, kepala desa di Banten. Pak itu dana ketiga belum kami terima. Saya cek langsung kenapa belum diterima. Panggil bupatinya dan seterusnya. Cek ricek and ricek again," tegas Luhut. "Tahun ini kita bagi dua, jadi April dan Agustus. Dengan demikian bapak ibu tahu jangan hanya hitung duitnya doang," sambungnya.

WISATA
Kerap Ramai saat Liburan, Pengunjung Pantai Tanjung Pasir Tangerang Keluhkan Fasilitas Minim

Kerap Ramai saat Liburan, Pengunjung Pantai Tanjung Pasir Tangerang Keluhkan Fasilitas Minim

Jumat, 4 April 2025 | 12:58

Pantai Tanjung Pasir, di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat setiap momen liburan termasuk saat Lebaran 2025.

KOTA TANGERANG
Paca Lebaran, Pelayanan Kesehatan di Kota Tangerang Kembali Buka Hari ini

Paca Lebaran, Pelayanan Kesehatan di Kota Tangerang Kembali Buka Hari ini

Jumat, 4 April 2025 | 13:52

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang memastikan pelayanan kesehatan akan kembali beroperasi normal pascacuti bersama Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.

NASIONAL
Sertifikat Tanah Lama Belum Terpetakan, Masyarakat Diimbau Cek ke Kantor Pertanahan

Sertifikat Tanah Lama Belum Terpetakan, Masyarakat Diimbau Cek ke Kantor Pertanahan

Kamis, 3 April 2025 | 14:10

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan, banyak sertifikat tanah lama yang belum memiliki peta kadastral.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill