Connect With Us

Lagi Snorkeling di Raja Ampat, Turis Rusia Tewas Diserang Buaya

EYD | Sabtu, 2 April 2016 | 09:12

Buaya. (tangerangnews / ist)

TANGERANG – Seorang turis asal Rusia tewas diserang seekor buaya di Raja Ampat, Papua Barat. Insiden ini terjadi saat turis Rusia itu sedang pergi snorkeling di Pulau Manyaifun.

"Kejadian tanggal 29 Maret 2016 di Pulau Manyaifun, korban atas nama Sergey Lykhvar," ucap petugas SAR Sorong, Karel, saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (2/4/2016).

Dia mengatakan, jasad Lyhkvar ditemukan selang empat hari setelah dia dilaporkan hilang. Terakhir kali, Lykhvar diketahui pergi snorkeling di sekitar pulau terpencil Manyaifun. Petugas penyelamat memergoki seekor buaya air asin berukuran besar ketika menemukan jasad Lykhvar.

"Kami sudah laporkan semua ini ke pihak kepolisian dan imigirasi untuk kordinasi dengan Kedubes Rusia," ujar Karel.

Sedangkan kantor berita AFP memberitakan, turis berusia 37 tahun ini biasanya pergi snorkeling dengan teman-teman dan seorang pemandu, tapi saat itu dia memilih pergi seorang diri sebelum dilaporkan hilang. Lokasi temuan jasad Lykhvar cukup terpencil dan berbahaya karena arusnya deras dan banyak karang yang tajam.

Jasad Lykhvar telah dibawa ke Sorong, yang berjarak 2 jam perjalanan dengan kapal dari Raja Ampat. Jasad Lykhvar telah dikremasi sesuai permintaan keluarganya.

HIBURAN
Rayakan HUT Pertama, Hampton Square Gading Serpong Boyong RAN Tampil 25 Oktober

Rayakan HUT Pertama, Hampton Square Gading Serpong Boyong RAN Tampil 25 Oktober

Jumat, 9 Oktober 2026 | 14:30

Hampton Square @ Paramount Gading Serpong menyiapkan rangkaian acara bertajuk One Year in Motion untuk memperingati ulang tahun pertamanya.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill