Connect With Us

KTP Untuk Ahok Tembus Sejuta, Bagaimana dengan Janji Habiburokhman?

FER | Senin, 20 Juni 2016 | 10:13

| Dibaca : 1683

Politisi Partai Gerindra Habiburokhman pernah menyebut akan terjun dari tugu Monas jika jumlah KTP dukungan untuk Basuki Tjahaja Purnama mencapai 1 juta. (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANGNews.com- Politisi Partai Gerindra Habiburokhman pernah menyebut akan terjun dari tugu Monas jika jumlah KTP dukungan untuk Basuki Tjahaja Purnama mencapai 1 juta. Teman Ahok mengatakan jumlah KTP itu telah terpenuhi. 


Lalu, bagaimana tanggapan Habiburokhman soal pernyataannya tersebut?

"Saya tegaskan sekali lagi bahwa akun @habiburokhman itu akun twitter saya dan tweet soal Monas itu jempol saya sendiri yang ketik," kata Habiburokhman .


Namun begitu, Habiburokhman tidak menjawab saat ditanya lebih jauh apakah akan memenuhi janji tersebut atau tidak. Namun, Dia mengatakan klaim sejuta KTP itu sangat tidak dapat dipercaya.

"Karena satu-satunya pihak yang menghitung, memverifikasi dan mengklaim hanyalah Teman Ahok sendiri," kata Habiburrokhman.

Habiburokhman menyatakan, dirinya meragukan kredibilitas Teman Ahok. Hal ini terkait adanya tuduhan aliran Dana Rp 30 M dari pengembang reklamasi kepada Teman Ahok. 

"Saya menganggap klaim tersebut tak lebih dari psywar politik murahan hanya untuk mengangkat popularitas Ahok yang banyak dibenci rakyat," ujarnya.

Sebelumnya, Habiburokhman sempat sesumbar lewat cuitannya di akun Twitter dia, yakni @habiburokhman. Cuitan 26 Februari 2016 lampau itu kemudian menjadi cuitan kontroversialnya. 

"Saya berani terjun bebas dari Puncak Monas kalau KTP dukung Ahok beneran cukup untuk nyalon #KTPdukungAhokcumaomdo???" cuit Habiburokhman kala itu. 

HIBURAN
Oon 'Project Pop' Tutup Usia Usai Tunaikan Shalat Subuh

Oon 'Project Pop' Tutup Usia Usai Tunaikan Shalat Subuh

Jumat, 13 Januari 2017 | 12:22

"Iya setelah shalat subuh," ujar Yossi , Jumat (13/1/2017).

NASIONAL
Jangan Jadikan DKI Jakarta Uji Coba Politik Dinasti

Jangan Jadikan DKI Jakarta Uji Coba Politik Dinasti

Senin, 9 Januari 2017 | 08:00

TANGERANGNews.com-Tim Pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Anggawira menilai, dinasti politik memiliki potensi korupsi yang besar. Menurut Angga, modus politik dinasti biasanya dilakukan penguasa dengan menempatkan orang-orang yang masih berhubungan

"Kita tidak membutuhkan alasan untuk menolong orang lain"

Anonim