Connect With Us

4 Sandera Abu Sayyaf Mengaku disiksa selama di Filipina

Denny Bagus Irawan | Minggu, 25 September 2016 | 00:06

| Dibaca : 636

Empat orang warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban sandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina telah tiba di tanah air. (RADEN BAGUS IRAWAN / TangerangNews)

 

TANGERANGNews.com-Empat orang warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban sandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina mengaku telah disiksa di sana.

Hal itu dikatakan salah seorang dari keempatnya yang disandera lebih dari dua bulan.

"Disiksa, kalau melawan ditodong dengan senjata api," ujar Theodorus Kopong, asal Flores.

Dia juga menjelaskan, bahwa di sana tidak ada lagi sandera. "Mungkin beda kelompok kalau yang sandera kami tak ada lagi orang kita," ujarnya.

Untuk diketahui mereka disandera kelompok Abu Sayyaf sejak 9 Juli 2016 di perairan Lahad Datu, Sabah, Malaysia Timur.  Saat ditanya apakah keluarga sudah mengetahui kepulangan dirinya, Theodorus mengaku keluarganya belum tahu. "Tidak, belum tahu. Karena tak ada kontak sampai saat ini," tuturnya

 

 

BANDARA
Tas koper  berisi 25 peluru & magasin ditemukan di Bandara Soetta

Tas koper berisi 25 peluru & magasin ditemukan di Bandara Soetta

Selasa, 28 Maret 2017 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Sebuah tas koper milik penumpang yang berisi 25 peluru dan satu magasin diamankan petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin 27/3/2017) sekitar pukul 20.15 WIB.

OPINI
Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Rabu, 8 Maret 2017 | 07:00

Perempuan bukan hanya sekedar pelampiasan hasrat semata, tapi juga sebagai gerbang peradaban, yang sering kali menjadi korban kekuatan patriakhi. Pada beberapa hal, perempuan sering menjadi objek eksploitasi, baik dalam rumah tangga, kantor, pabrik, jalan

NASIONAL
15 Februari 2017 Ditetapkan Libur Nasional

15 Februari 2017 Ditetapkan Libur Nasional

Sabtu, 11 Februari 2017 | 09:00

TANGERANGNews.com-Bertepatan dengan hari pemungutan suara Pilkada serentak yang akan dilaksanakan di 101 daerah pada Rabu (15/2/2017), Presiden Joko Widodo menetapkan tanggal tersebut sebagai hari libur nasional.

"Membangun kesuksesan itu dari kegagalan. Keputus-asaan dan kegagalan adalah dua batu loncatan yang paling pasti menuju kesuksesan."

Dale Carnegie