Connect With Us

Ingin Ketemu Antasari, Abraham Samad Menunggu Lama di Rumahnya

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 12 November 2016 | 18:00

| Dibaca : 1419

Dua mantan Ketua KPK, Abraham Samad dan Antasari Azhar. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Mantan Ketua KPK Abraham Samad temui Antasari Azhar di kediamannya yang berlokasi wilayah Serpong, Kota Tangsel. Di rumah pemukiman elite tersebut, Abraham rela menunggu hampir sejam lebih. Menurut Abraham, seharusnya Antasari dengan dia bertemu di Univesitas Indonesia, karena Antasari juga diundang sebagai pembicara di kampus itu. Tetapi, akhirnya dia mendatangi Antasari di rumahnya.

Saat dirinya menunggu di teras rumah Antasari, hujan deras turun. Lalu Abraham berkata kepada wartawan TangerangNews.com. "Hey, ini bukti pertemuan kita di Ridhai Allah, lihat turun hujan," ujar Samad.

Samad pun tak sungkan berkumpul dengan wartawan, bahkan dia melayani foto bersama dengannya. Setelah berkumpul Samad yang sudah menunggu lama di teras, akhirnya dipersilahkan masuk penjaga rumah tersebut, meski Antasari belum datang. "Kata bapak disuruh menunggu di dalam Pak," ujar seorang penunggu rumah Antasari kepada Samad.

Samad

Samad pun lanjut melayani pertanyaan wartawan. "Saya ke sini untuk sikahturahmi saja, tidak ada pembahasan khusus. Ya kita ngobrol-ngobrol saja. Karena kita kan mantan komisioner KPK," ujar Abraham, Sabtu (12/11/2016).

Abraham mengaku baru ke Jakarta lagi, sehingga dia meniatkan dirinya untuk bertemu dengan Antasari. "Karena diacara KPK kemarin saya tidak datang," ujarnya.

Apa saja yang mau dibahas, menurut dia, salah satunya mengenai pentingnya aturan tentang  komisioner atau pimpinan KPK agar tidak lagi menjadi korban kriminalisasi. "Karena pimpinam KPK rentan akan kriminalisasi," terangnya.

samad

Jadi Abraham Samad percaya bahwa Antasari dikriminalisasi?

"Ini bukan percaya tak percaya, tapi kan faktanya itu terjadi bagi pimpinan, saya, Pak Antasari dan Pak Bambang mengalami itu," ujar Abraham sambil menunggu Antasari yang saat itu sedang makan di luar rumah bersama keluarga besarnya.

Keyaninan bahwa Antasari dikriminalisasi menurut Abraham, karena dia sudah merasakannya. "Saya memang tidak ikuti saat itu, tapi saya yakin dikriminalisasi," ujarnya.

 

OPINI
Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Rabu, 8 Maret 2017 | 07:00

Perempuan bukan hanya sekedar pelampiasan hasrat semata, tapi juga sebagai gerbang peradaban, yang sering kali menjadi korban kekuatan patriakhi. Pada beberapa hal, perempuan sering menjadi objek eksploitasi, baik dalam rumah tangga, kantor, pabrik, jalan

NASIONAL
ICW Kecam Keras Teror Terhadap Novel Baswedan

ICW Kecam Keras Teror Terhadap Novel Baswedan

Selasa, 11 April 2017 | 15:00

"Teror terhadap Novel harus dilihat sebagai ancaman terhadap agenda pemberantasan korupsi. Pasalnya, orang atau kelompok yang melakukan teror punya tujuan utama, yakni bagaimana supaya proses hukum atas kasus tertentu berhenti," katanya saat dihubungi Tan

TEKNO
10 Langkah Mudah Menghadapi Kejahatan Siber

10 Langkah Mudah Menghadapi Kejahatan Siber

Kamis, 6 April 2017 | 14:00

Internet telah mengubah gaya hidup kita, mulai dari cara menyelesaikan pekerjaan, berkomunikasi, melakukan aktivitas sosial, berbelanja, mencari hiburan semua berubah berkat keberadaan internet. Dengan segala kelebihannya yang membuat hidup terasa menjadi

BISNIS
Apple Bangun Pusat Riset di The Breeze BSD

Apple Bangun Pusat Riset di The Breeze BSD

Kamis, 30 Maret 2017 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Apple membangun pusat riset di Green Office Park, BSD City, Tangerang, Banten. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari persyaratan Pemerintah yang mewajibkan untuk pemasaran iPhone di Indonesia.

"Jangan pernah ragu dengan potensi yang ada dalam diri kita. Cobalah lihat kupu-kupu, seandainya saja dia memiliki keraguan, maka dia akan hidup dan mati sebagai seekor ulat bulu yang hanya bisa merangkak."

Larispique Philidor