VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan
Senin, 21 September 2026 | 17:09
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TANGERANGNEWS.com-Tim SAR masih melakukan pencarian korban pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang. Hingga kini, petugas sudah menemukan 24 jenazah.
Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, 24 kantung jenazah tersebut sudah dibawa dan berada di RS POLRI Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Saat ini, sebagian dari pihak keluarga penumpang dan kru sudah berada di RS POLRI untuk proses identifikasi (Disaster Victim Identification)," ujarnya, Selasa (30/10/2018).
Menurutnya, keluarga korban maupun kru JT-610 yang terdiri dari 168 orang yang berasal dari Pangkalpinang, Bangka, tiga orang dari Medan, Sumatera Utara; dua orang dari Padang, Sumatera Barat; empat orang dari Yogyakarta; dua orang dari Madiun, Jawa Timur; empat orang dari Demak, Jawa Tengah diberangkatkan ke Jakarta.
Danang menyatakan, pihaknya saat ini sudah mempersiapkan dan melakukan pendampingan psikologi kepada keluarga (family assistant) di posko utama JT-610.
"Jajaran manajemen Lion Air juga akan melakukan kunjungan ke posko Halim Perdanakusuma, RS POLRI, Karawang dan Tanjung Priok," katanya.
Pesawat Lion Air JT-610 rute penerbangan Jakarta-Pangkal Pinang mengalami kecelakaan di perairan Karawang. Pesawat tersebut mengangkut 178 penumpang dewasa satu penumpang anak-anak dan dua penumpang bayi termasuk dalam penerbangan ini ada tiga pramugari sedang pelatihan dan satu teknisi.(MRI/RGI)
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TODAY TAGPergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews