Connect With Us

1.300 Pramuka se-Indonesia Ramaikan Kemah Besar Nasional di Solear

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 9 November 2018 | 10:48

Kegiatan Pramuka Kemah Besar Nasional (Kembesnas) Satuan Komunitas Persada Nusantara (Sako SPN) tahun 2018 di Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang. (TangerangNews.com/2018 / Rangga A Zuliansyah)

 

 

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 1300 anggota pramuka  yang berasal dari 10 provinsi di Indonesia mengikuti Kemah Besar Nasional (Kembesnas) Satuan Komunitas Persada Nusantara (Sako SPN) tahun 2018 di Kecamatan Solear,  Kabupaten Tangerang.

Kegiatan akbar yang diselenggarakan tanggal 7-9 November 2018 ini diikuti para peserta yang terdiri dari 3 satuan yaitu penegak, penggalang dan pembina.. 

Dengan mengusung tema ‘Membangun Karakter Tangguh Mewujudkan Profesional Religius Di Era Milenial’, kegiatan Kembesnas kali ini menjadikan Badak Jawa sebagai maskotnya.

pramuka

Badak Jawa sendiri merupakan kepanjangan dari bhakti, dakwah, karya dan wibawa. Sejalan dengan tujuan terselenggaranya kegiatan untuk membangun karakter tangguh serta mewujudkan pribadi yang profesional dan religius. 

Kembesnas dibuka dengan upacara yang dipimpin Majelis Pembina Satuan Komunitas Nasional (Mabi Sakonas) Sekawan Persada Nusantara Prasetyo Sunaryo, Rabu (7/11/2018).

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) ini mengatakan, Pramuka merupakan perekat bangsa dan menjadi kekuatan dalam mewujudkan cita-cita bangsa. Para anggota Pramuka tersebut pun disiapkan untuk menjadi pemimpin Indonesia di masa depan. 

“Pendidikan Pramuka itu melengkapi pendidikan formal di sekolah maupun pendidikan non informal di rumah” ujarnya. 

Sejak tahun 2013 pemerintah telah  menetapkan kegiatan Pramuka menjadi ekstrakurikuler wajib di sekolah, karena dinilai penting dalam pembentukkan karakter 

“Kegiatan Pramuka menjadi andalan untuk mendidik dan membentuk karakter generasi muda yang lebih baik,” lanjut Prasetyo.

Ketua Sakonas SPN Edwin Sumiroza mengatakan, melalui UU RI No 12 tahun 2010, tentang gerakan Pramuka,  kegiatan ini telah 5 tahun hadir di seluruh Indonesia, menjadi kepanjangan tangan dab mitra Kwartir di tingkat ranting hingga nasional. 

“Sako SPN turut andil dalam menjangkau pendidikan karakter komunitas generas muda yang berpangkal di masjid dan pondok pesantren,” ujarnya

Menurutnya pendidikan formal saja tidaklah cukup untuk menghasilkan generasi muda yang handal dan berkarakter. 

“Melalui Rakernas LDII 2018, kami mendapat arahan dan pesan bahwa pada hari ini bukan hanya karakter kinerja profesional saja yang harus dibangun, tetapi karakter moral yang religius juga tidak kalah penting harus dikuasi, ” lanjut Edwin. 

Selanjutnya, acara ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi para peserta dalam melatih mental dan fisik, memperoleh keterampilan, melatih kemampuan dalam menjaga kerukunan, kekompakan serta memahami dan menghayati semangat kepramukaan.

Kegiatan ini turut dihadiri kakak-kakak unsur Mabinas dan Mabi Sakonas, seperti perwakilan Gubernur DKI, perwakilan Gubernur Banten, Kemenpora dan jajarannya, Ketua Umum LDII Abdullah Syam beserta jajarannya, serta Mabi Sakoda dan Sakocab dari 10 provinsi di Indonesia.(RAZ/HRU)

KOTA TANGERANG
Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya

Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya

Jumat, 24 Juli 2026 | 09:41

Selain pertunjukan hiburan dan budaya, gelaran Festival Cisadane 2026 juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan.

WISATA
Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 14:27

Festival Cisadane 2026 tak hanya menyuguhkan kemeriahan seni dan budaya, tapi juga menghadirkan panggung besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Sisir CCTV, Polresta Tangerang Buru Pelaku Curanmor yang Baku Tembak dengan Polisi di Citra Raya

Sisir CCTV, Polresta Tangerang Buru Pelaku Curanmor yang Baku Tembak dengan Polisi di Citra Raya

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:31

Polresta Tangerang menyelidiki pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terlibat baku tembak dengan polisi di kawasan di Citra Raya, Panongan, Kabupaten Tangerang, Jumat, 24 Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill