Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGEARNGNEWS.com-Enam orang dikabarkan mengalami luka berat akibat kecelakaan antara Bus Asli Prima dengan truk tronton di Jalan Tol Jakarta-Merak, tepatnya di gerbang tol Kedaton, Cikupa,a Minggu (13/1/2018).
"Saat ini masih pendataan korban kurang lebih 6 orang luka berat dan langsung di evakuasi ke Rumah Sakit Siloam Karawaci," ungkap Kanit Laka Satlantas Polresta Tangerang AKP Kresna Adjie Perkasa.
Kresna juga mengatakan, bahwa kecelakaan yang akhirnya melibatkan tiga kendaraan itu, yakni ditambah satu Honda Mobilio berwarna hitam dipicu oleh bus Asli Prima yang melaju dari Jakarta menuju ke arah Merak dengan kecepatan tinggi, namun saat tiba di lokasi, bus oleng.
"Sesampainya di dekat tempat kejadian Gerbang Tol Cikupa KM. 31.800, sopir bus tidak dapat menguasai kendaraan sehingga oleng kekanan, lalu menyebrang ke jalur berlawanan dan menabrak truk," beber Kresna.
Kresna juga belum dapat memberikan keterangan lebih terkait identitas korban yang mengalami luka berat tersebut.
"Sementara masih proses evakuasi kendaraan dan mendalami penyebab terjadinya kecelakaan," tutupnya.(MRI/RGI)
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TODAY TAGSebuah armada truk sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang yang tengah terparkir di Jalan Komplek PU Prosida, RT 01/RW 02, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, hangus dilalap si jago merah, pada Rabu 27 Mei 2026
Aksi pengendara motor yang sengaja menutup pelat nomor untuk menghindari tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mulai jadi perhatian serius Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews