Connect With Us

Harry Kurniawan Jadi Kapolres Metro Jakarta Pusat

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 22 Januari 2019 | 14:00

| Dibaca : 21833

Kombes Pol Harry Kurniawan berjabat tangan dengan Dandim 05/06 Tangerang Letkol Inf Faisol Izuddin. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian kembali merombak susunan perwira tinggi dan menengah.

Terdapat 48 perwira tinggi dan menengah yang dimutasi. Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan dipromosikan menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Harry yang dikenal dekat dengan seluruh kalangan akan menggantikan Kombes Pol Roma Hutajulu yang dimutasikan sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri No 81/189/l/KEP./2019 tertanggal 22 Januari 2019, yang ditandatangani Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Eko Indra Heri.

"Ya betul," kata Kadiv Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono kepada TangerangNews, Selasa (22/1/2019).

Kursi Kapolres Metro Tangerang Kota yang ditinggalkan Harry diemban Kombes Pol Abdul Karim, yang saat ini menjabat sebagai Direskrimsus Polda Banten. 

Posisi Direskrimsus Polda Banten sendiri akan diisi oleh Kombes Pol Rudi Hananto.(DBI/RGI)

OPINI
Renungan Tentang Kematian

Renungan Tentang Kematian

Jumat, 3 Juli 2020 | 09:57

Orang-orang yang telah berusaha taat kepada Allah SWT, perlahan-lahan mendapatkan pengetahuan hikmah dari setiap tindakan yang dilakukan. Pengetahuan yang begitu saja menyesap

TEKNO
Menristek Sebut Jambu Biji Tingkatkan Imunitas Hadapi COVID-19

Menristek Sebut Jambu Biji Tingkatkan Imunitas Hadapi COVID-19

Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:40

TANGERANGNEWS.com-Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN), Prof Bambang PS Brodjonegoro, melalui

BANTEN
Nyaris Roboh, Rumah Nenek Sarfiah Dibangun TNI

Nyaris Roboh, Rumah Nenek Sarfiah Dibangun TNI

Sabtu, 4 Juli 2020 | 13:42

TANGERANGNEWS.com-Nenek Sarfiah, 80, tinggal sebarang kara di rumah tak layak huni di Pejaten, Kelurahan Cikerai, Cilegon. Sarfiah tinggal selama

"Dengan Hidup yang Hanya Sepanjang  Setengah Tarikan Napas, Jangan Tanam Apapun Kecuali Cinta."

Jalaluddin Rumi