Connect With Us

Kominfo: Berjemur Bisa Mematikan Virus Corona Hoaks

Redaksi | Sabtu, 28 Maret 2020 | 08:48

Ilustrasi berjemur dibawah sinar matahari. (Liputan6.com / Liputan6.com)

 

TANGERANGNEWS.com-Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia merilis bahwa informasi yang beredar di media sosial bahwa berjemur di bawah sinar matahari pada pukul 09.00 sampai 10.00 WIB dapat mematikan virus Corona (COVID-19) tidak benar (hoaks).

 

"Faktanya, klaim bahwa berjemur dapat mematikan virus corona tidak benar. UNICEF menyarankan masyarakat tidak memercayai atau melakukan informasi tersebut. Belum ada bukti bahwa sinar matahari bisa membunuh virus Corona (COVID-19). UNICEF juga telah membantah bahwa pihaknya pernah menyarankan orang berjemur untuk membunuh virus corona Covid-19," bunyi keterangan Kominfo yang dikutip TangerangNews dari situs https://www.kominfo.go.id, Sabtu (28/3/2020).

 

Rilis tersebut juga menyertakan dua tautan berita yang memuat bantahan dari ahli terkait hal tersebut.

Salah satu tautan berita yang disertakan dalam rilis tersebut berita berjudul "Meski Bermanfaat, Berjemur Tak Bisa Mematikan Virus Corona" yang dipublikasikan Kompas.com, Minggu, (22/3 2020).

Kompas.com mengutip pendapat salah seorang dokter ahli gizi dan magister filsafat, Dr dr Tan Shot Yen M Hum yang membantah pemahaman bahwa berjemur badan di bawah sinar matahari secara langsung bisa mematikan virus Corona yang ada di dalam tubuh, ataupun yang sekadar menempel.

Diakui Tan, memang ada kuman yang mati saat terpapar sinar ultraviolet dan direbus dengan suhu tinggi. Akan tetapi, tidak benar bahwa dengan berjemur di bawah sinar matahari, maka virus Corona yang ada di dalam tubuh orang bisa mati.

 

""Tidak benar orang dengan berjemur di bawah sinar matahari dapat mematikan virusnya. Ultraviolet digunakan cara mematikan kuman itu masih dalam penelitian,” ujar dia.

Manfaat berjemur

Kendati berjemur badan tidak dapat membunuh virus corona (COVID-19), tetapi berjemur badan di bawah sinar matahari yang tepat dapat menghasilkan vitamin D3 yang dibutuhkan oleh tubuh.

Vitamin D3 ini hanya bisa didapatkan dan dihasilkan di dalam tubuh tanpa overdosis dari cahaya matahari pagi.

“Makanya vitamin D3 ini disebut the sunshine vitamin, vitaminnya matahari,” kata Tan.

Vitamin D3 dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor yang penting untuk membangun dan menjaga tulang yang kuat.

 

Informasi serupa

Suara.com pun menyampaikan informasi serupa dalam artikel berjudul "Benarkah Berjemur Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19?".

Melansir Politifact.com, informasi tentang cara-cara mencegah dan menyembuhkan virus corona Covid-19 itu palsu.

Belum ada bukti bahwa sinar matahari bisa membunuh virus corona Covid-19. UNICEF juga telah membantah bahwa pihaknya pernah menyarankan orang berjemur untuk membunuh virus corona Covid-19.

Charlotte Petri Gornitzka, wakil direktur eksekutif UNICEF untuk kemitraan menyebutkan beberapa informasi yang salah dan palsu tentang virus corona Covid-19.

"Baru-baru ini tersebar pesan online yang salah mengatasnamakan UNICEF telah menyarankan berjemur, menghindari es krim dan hindari makanan dingin untuk mencegah terinfeksi virus corona Covid-19," tulis Charlotte.

Charlotte Petri meluruskan bahwa informasi itu tidak benar dan UNICEF menyarankan masyarakat tidak memercayai atau melakukan informasi tersebut.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

KAB. TANGERANG
Anggota Polresta Tangerang Dilaporkan ke Propam Terkait Barang Bukti Kasus Pembunuhan Bos Jamu

Anggota Polresta Tangerang Dilaporkan ke Propam Terkait Barang Bukti Kasus Pembunuhan Bos Jamu

Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:58

Kasus pembunuhan bos jamu bernama Joni dengan terdakwa Elsa Marlina yang merupakan istrinya, telah diputus majelis hakim di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten pada Rabu 21 Oktober 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TANGSEL
Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:47

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) menunda rekonstruksi Jembatan Merpati Raya di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, hingga waktu yang belum ditentukan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill