Connect With Us

Kemenkumham Puji Inovasi Rupbasan Pangkalpinang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 22 Mei 2020 | 14:35

Kegiatan evaluasi penilaian pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM Rupbasan Kelas ll Pangkalpinang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com–Inovasi pelayanan yang diterapkan Rupbasan Kelas II Pangkalpinang di Bangka Belitung mendapat pujian dari tim auditor Inspektorat Jenderal Kemenkumham. 

Rupbasan ini dianggap memberikan solusi dengan berinovasi di tengah keterbatasan anggaran dalam menyelenggarakan fungsi pelayanan.

Rupbasan Pangkalpinang berupaya meningkatkan pelayanan salah satunya dalam hal teknologi.

Mereka menyediakan perangkat informasi digital berbasis QR Code yang dapat diakses langsung oleh masyarakat dan stake holder.

Kegiatan evaluasi penilaian pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM Rupbasan Kelas ll Pangkalpinang.

Layanan yang dinamai Self Servive QR Code System ini memberikan kemudahan masyarakat dan stake holder untuk mendapatkan informasi mengenai status dan keadaan benda sitaan serta barang rampasan negara.

Selain itu, pengunjung Rupbasan bisa menonton langsung tayangan dari videotrone yang berisikan data terkini serta alur pelayanan.

"Ini inovasi yang bagus. Saya salut karena Rupbasan Pangkalpinang memberikan kesempatan pemilik basan (benda sitaan negara) untuk melakukan perawatan mandiri dan menyediakan QR code," ujar Moko Handoko, salah satu auditor Kemenkumham. 

Untuk mendapatkan predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani), Moko beralasan salah satu aspek penting yang dinilai adalah inovasi pelayanan.

Sebab, berbagai instansi di lingkungan Kemenkumham pasti punya rintangannya masing-masing.

"Inovasi ini tidak melanggar SOP pusat. Ini bukti sinergi antara kondisi nyata di lapangan dengan anggaran yang terbatas sementara itu barang harus tetap dirawat," tutur Moko. 

Kepala Rupbasan Pangkalpinang Andri Ferly menjelaskan perbaikan yang dilakukannya meliputi pelayanan penitipan, perawatan, pengeluaran dan pemusnahan yang semata-mata untuk menutup celah dari penyimpangan dan praktek pungli (pungutan liar).

"Kebutuhan masyarakat akan pelayanan publik yang berkualitas memberi semangat kepada kami untuk memiliki komitmen bersama dalam membangun Zona Integritas dan mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi," pungkasnya.(RAZ/HRU)

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

KOTA TANGERANG
Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Rabu, 23 September 2026 | 19:38

Indonesia kini memasuki fase baru dalam transisi energi yang didorong oleh pesatnya ekspansi energi terbarukan serta peningkatan permintaan listrik dari sektor industrialisasi, elektrifikasi, dan perkembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill