Connect With Us

Wisatawan Asal Zona Merah di Puncak Bogor Dirapid Test, Puluhan Reaktif

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 21 Juni 2020 | 10:29

Ilustrasi Rapid Test massal. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Bagi warga Tangerang yang hendak berwisata ke Puncak Bogor, Jawa Barat, sebaiknya waspada.

Pasalnya, puluhan wisatawan di puncak diketahui reaktif COVID-19 setelah menjalani rapid test yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar, Sabtu (20/6/2020).

Dilansir dari Kompas, rapid tes ini dilakukan terhadap sekitar 1.106 wisatawan di empat titik, hasilnya ada 32 wisatawan reaktif COVID 19. Mereka semua diketahui berasal dari Jakarta.

Koordinator Sub-Divisi Deteksi Dini dan Pelacakan Kontak Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi merinci wisatawan yang reaktif COVID-19 tersebut.

Enam orang reaktif terdeteksi di Parkir Area Masjid Atta'Awun dari 200 yang dites. Kemudian di Gunung Mas, 250 orang yang dites dan hasilnya 3 orang reaktif.

Lalu, di Simpang Gadog dari 325 orang yang dites tapi nihil reaktif dan terakhir di Segar Alam dari 321 orang, hasilnya ada 23 reaktif.

"Wisatawan yang reaktif ini dari Jakarta. Mereka langsung menjalani tes swab di tempat. Hasilnya akan dishare nanti," jelasnya.

Untuk diketahui, Pemprov Jabar menyiapkan 2.000 rapid test dan 500 swab dalam operasi gabungan ini memeriksa wisatawan di Puncak Bogor.

Sasaran rapid test adalah wisatawan yang berasal dari zona merah seperti kawasan Jakarta dan sekitarnya. Operasi ini yang akan dilaksanakan sampai Minggu (21/6/2020). (RAZ/RAC)

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

KAB. TANGERANG
Sepekan Kebakaran, Kualitas Udara di Sekitar TPA Jatiwaringin Diklaim Membaik

Sepekan Kebakaran, Kualitas Udara di Sekitar TPA Jatiwaringin Diklaim Membaik

Senin, 6 Juli 2026 | 21:33

Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin hingga hari ketujuh masih belum padam. Meski begitu, kualitas udara di area sekitar lokasi diklaim sudah berangsur membaik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill