Connect With Us

Orang Gangguan Jiwa Masuk Pesawat Citilink di Bandara

Redaksi | Rabu, 12 Agustus 2020 | 15:43

Screenshot atau tangkapan layar video seorang gangguan Jiwa sedang di amankan petugas, Rabu (12/8/2020). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Video orang yang diduga mengalami gangguan jiwa masuk secara ilegal ke dalam pesawat ATR milik maskapai Citilink Indonesia di Bandara Radin Inten II, Lampung, viral di media sosial.

Peristiwa itu terekam dalam video berdurasi 30 detik yang diunggah akun Istagram @aviatren. Dalam video tersebut telihat orang gangguan jiwa itu dikeluarkan paksa dari badan pesawat oleh petugas keamanan bandara dari Avsec PT Angkasa Pura II, TNI, dan Citilink. Petugas menyebut bila pesawat dalam kondisi terisi penumpang.  

"Orang dengan gangguan jiwa masuk Bandara TKG (Radin Inten), ngacak-acak ATR Wings dan Citilink," tulis caption Aviatren seperti yang dilansir dari kumparan, Rabu (12/8/2020).

Peristiwa itu juga dibenarkan Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra. Kejadian yang berlangsung pagi hari tadi tersebut nasih dicari tahu kronologisnya.

"Nanti kita tunggu resminya dari pihak otoritas bandara TKG (Radin Inten) ya dan itu bukan penumpang Citilink. Pihak security bandara yang menemukan," ungkap Juliandra.

Sementara VP Corporate Communication PT Angkasa Pura II, Yado Yarismano belum merespons terkait masuknya orang tak dikenal secara ilegal ke area steril Bandara Radin Inten II Lampung. (RAZ/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Orang Gangguan Jiwa Masuk Pesawat Dilempar Petugas Orang yang diduga mengalami gangguan jiwa masuk secara ilegal ke dalam pesawat ATR milik maskapai Citilink Indonesia. Lokasinya berada di Bandara Radin Inten II, Lampung. Dalam video berdurasi 30 detik yang dikutip dari akun media sosial @aviatren, selanjutnya petugas keamanan bandara dari Avsec PT Angkasa Pura II, TNI, dan Citilink mengeluarkan dan membawa paksa orang itu keluar dari badan pesawat. Dari video tersebut, petugas menyebut bila pesawat dalam kondisi terisi penumpang. "Orang dengan gangguan jiwa masuk Bandara TKG (Radin Inten), ngacak-acak ATR Wings dan Citilink," tulis caption Aviatren dikutip kumparan, Rabu (12/8). Dikonfirmasi terpisah, Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra, membenarkan peristiwa tersebut. Lanjut Juliandra, kejadian tersebut berlangsung pagi hari tadi. "Nanti kita tunggu resminya dari pihak otoritas bandara TKG (Radin Inten) ya dan itu bukan penumpang Citilink. Pihak security bandara yang menemukan," ungkap Juliandra kepada kumparan. Sementara itu, VP Corporate Communication PT Angkasa Pura II, Yado Yarismano belum merespons konfirmasi kumparan terkait masuknya orang tak dikenal secara ilegal ke area steril Bandara Radin Inten II Lampung.

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill