Connect With Us

13 Buruh Terpapar COVID-19, Ini Klarifikasi PT Gajah Tunggal

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 8 September 2020 | 16:13

| Dibaca : 14505

PT GT Tunggal saat melakukan audiensi dengan tim gugus tugas Kabupaten Tangerang serta Humas Pemkab Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menanggapi pemberitaan terkait 13 karyawan PT Gajah Tunggal Tbk yang positif COVID-19 di beberapa media online, pihak perusahaan menyampaikan klarifikasinya.

Melalui siaran persnya, disebutkan pada akhir bulan Agustus 2020, pihak perusahaan mendapat informasi dari puskesmas bahwa ada karyawannya yang tinggal di Desa Pasir, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang terkonfirmasi positif COVID-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG). Atas temuan itu sudah dilakukan tindakan karantina mandiri di rumah sakit Tangerang .

“Masing-masing kontak erat dari karyawan tersebut dilakukan tindakan karantina mandiri serta test secara bertahap sesuai prosedur yang telah ditentukan oleh Gugus Tugas COVID-19 PT Gajah Tunggal Tbk,” ujar HOD General Administration PT Gajah Tunggal Ismail, Selasa (16/9/2020).

Karyawan-karyawan tersebut dipantau dan diberikan bantuan pengobatan serta vitamin, sehingga mayoritas dari mereka menunjukan hasil negatif pasca karantina mandiri.

“Untuk menghindari penularan melalui keluarga dekat, kami juga melakukan test swab dan rapid test secara acak sebagai antisipasi untuk memastlkan karyawan kami sehat dan bebas dari COVID-19,” ungkap Ismail.

Menurut Ismail, tindakan antisipasi juga sudah dilakukan sebelum ada karyawan yang terpapar COVID-19. Ketika pihaknya mendapat Informasi dari puskesmas bahwa beberapa warga dan suatu pemukiman yang juga terdapat karyawan PT Gajah Tunggal Tbk ada yang terpapar COVID-19, gugus tugas di perusahaan Iangsung bergerak.

“Kita lakukan self quarantine, tracing, teasing dan treatment terhadap kontak erat yang teridentifikasi, sehingga tidak menyebar, baik di pemukiman tempat mereka tinggal maupun di tempat mereka bekerja,” jelasnya.

Kebijakan ini sudah diimplementasikan perusahaan sejak Bulan Mei 2020, dimana pihaknya bekerja sama dengan perangkat pemerintahan daerah sampai dengan tingkatan RT dan RW setempat.

PT Gajah Tunggal Tbk mengaku telah berupaya secara maksimal untuk membantu pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19.

Berbagai upaya telah dilakukan yakni berkerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang membentuk Satgas COVID-19 sejak Maret 2020, yang bertugas antara lain memastikan bahwa kesehatan di lingkungan pabrik benar-benar dilaksanakan.

Mulai dari menggunakan masker secara benar, cuci tangan menggunakan sabun, penyemprotan desinfektan secara rutln, pengukuran suhu tubuh sebelum dan setelah memasuki area produksi.

“Lalu, penerapan sosical distancing secara ketat dalam area produksi, saat jam makan siang di kantin, maupun di tempat beribadah,” jelasnya.

Upaya-upapa Iainnya di Iuar Iingkungan usaha, yakni perusahaan telah ikut berpartisipasi dengan menyumbangkan masker dan paket sembako di lingkungan sekltar pabrik melalui tokoh-tokoh masyarakat, pemerintah daerah dan Yayasan Upaya Indonesia Damal (UID). (RAZ/RAC)

WISATA
Menikmati Suasana Asri di Situ Lengkong Tangsel

Menikmati Suasana Asri di Situ Lengkong Tangsel

Sabtu, 13 Juni 2020 | 13:00

TANGERANGNEWS.com-Di tengah hiruk pikuk Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ternyata terdapat ruang terbuka hijau yang menjadi tempat favorit

HIBURAN
VIDEO : Pria Ini Kaget Lihat Tagihan Makan di Restoran Mewah

VIDEO : Pria Ini Kaget Lihat Tagihan Makan di Restoran Mewah

Minggu, 20 September 2020 | 11:50

TANGERANGNEWS.com-Video yang memperlihatkan seorang pia makan di restoran mewah viral di media sosial. Hal itu karena jumlah tagihan harga makanan yang fantastis, bahkan mengejutkan si pria tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Selama Ini Kena Hoax, Ternyata Terdapat 7 Manfaat Mandi Malam Hari 

Selama Ini Kena Hoax, Ternyata Terdapat 7 Manfaat Mandi Malam Hari 

Kamis, 17 September 2020 | 10:48

TANGERANGNEWS.com- Cerita di Indonesia selama ini mengenai larangan mandi di malam hari membuat kita terpengaruh. Mitos dan hoax mengenai kesehatan memang banyak beredar di masyarakat, terutama dahulu

"Putuskan Hubungan pada orang palsu untuk alasan yang benar. Bukan memutuskan orang benar dengan alasan Palsu."

Rather Aadil