Connect With Us

Definisi Gratifikasi UU No.20 Tahun 2001

| Sabtu, 28 Agustus 2010 | 10:55

| Dibaca : 3179739

 
TANGERANGNEWS-Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
Penjelasan Pasal 12 B ayat (1)  gratifikasi adalah,  pemberian dalam arti luas, yakni meliputi pemberian uang, barang rabat (diskon), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya.
 
Dasar Hukum
 
Pasal 12 B ayat (1)
"Setiap gratifikasi kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dianggap pemberian suap, apabila berhubungan dengan jabatannya dan yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya, dengan  ketentuan sebagai berikut:
 
a. yang nilainya Rp 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) atau lebih, pembuktian bahwa gratifikasi tersebut bukan merupakan suap dilakukan oleh penerima gratifikasi;
 
b. yang nilainya kurang dari Rp 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah), pembuktian bahwa gratifikasi tersebut suap dilakukan oleh penuntut
umum."
 
Pasal 12 C Ayat (1)
"Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 B ayat (1) tidak berlaku, jika penerima melaporkan gratifikasi yang diterimanya kepada Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi."
 
Pasal 12 C Ayat (2)
"Penyampaian laporan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) wajib dilakukan oleh penerima gratifikasi paling lambat 30 (tiga puluh) hari kerja terhitung sejak tanggal gratifikasi tersebut diterima."
Sanksi
 
Pasal 12 B Ayat (2)
 
"Pidana bagi pegawai negeri atau penyelenggara negara sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) adalah pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)." (dira)
 
 
TANGSEL
Ini Alasan Lapangan Udara Pondok Cabe Tak Bisa Jadi Bandara

Ini Alasan Lapangan Udara Pondok Cabe Tak Bisa Jadi Bandara

Minggu, 15 Januari 2017 | 09:00

TANGERANGNews.com-Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono mengatakan, rencana pemakaian Lapangan Udara Pondok Cabe menjadi bandara komersil dari sisi lalu lintas udara tidak lah mungkin untuk saat ini. "Jadi Pondok Cabe tetap untuk penerbangan k

OPINI
Jangan Lagi Ada Penelantaran Anak, Negara Harus Jadi Soko Guru Ketahanan Keluarga!

Jangan Lagi Ada Penelantaran Anak, Negara Harus Jadi Soko Guru Ketahanan Keluarga!

Minggu, 15 Januari 2017 | 09:00

Baik dan buruk bangsa dimasa depan ditentukan oleh kualitas anak-anak dimasa sekarang karena anak adalah pemegang estafet kepemimpinan suatu bangsa dimasa mendatang yang akan menjadi aset yang tak ternilai harganya.

KAB. TANGERANG
2018 Tahap Pertama Tol Serpong-Balaraja Selesai

2018 Tahap Pertama Tol Serpong-Balaraja Selesai

Senin, 16 Januari 2017 | 10:00

TANGERANGNews.com-Krist Ade Sudiyono , Presiden Director PT Trans Bumi Serbaraja sebagai operator tol Serpong, Tangsel-Balaraja, Tangerang memastikan pada 2018 tahap pertama akan selesai. Seperti diketahui tol tersebut pengerjaannya telah dimulai pada ak

BANDARA
Bawa Pistol, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Diamankan

Bawa Pistol, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Diamankan

Senin, 16 Januari 2017 | 11:00

Merdeka.com-Seorang penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta berinisial DA, 24, diamankan karena membawa senjata api, Minggu (15/1/2017) malam. DA dibawa oleh petugs Avsec saat hendak menaiki NAM Air di Terminal 2.

"Kita tidak membutuhkan alasan untuk menolong orang lain"

Anonim