Connect With Us

Definisi Gratifikasi UU No.20 Tahun 2001

| Sabtu, 28 Agustus 2010 | 10:55

| Dibaca : 3179645

 
TANGERANGNEWS-Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
Penjelasan Pasal 12 B ayat (1)  gratifikasi adalah,  pemberian dalam arti luas, yakni meliputi pemberian uang, barang rabat (diskon), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya.
 
Dasar Hukum
 
Pasal 12 B ayat (1)
"Setiap gratifikasi kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dianggap pemberian suap, apabila berhubungan dengan jabatannya dan yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya, dengan  ketentuan sebagai berikut:
 
a. yang nilainya Rp 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) atau lebih, pembuktian bahwa gratifikasi tersebut bukan merupakan suap dilakukan oleh penerima gratifikasi;
 
b. yang nilainya kurang dari Rp 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah), pembuktian bahwa gratifikasi tersebut suap dilakukan oleh penuntut
umum."
 
Pasal 12 C Ayat (1)
"Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 B ayat (1) tidak berlaku, jika penerima melaporkan gratifikasi yang diterimanya kepada Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi."
 
Pasal 12 C Ayat (2)
"Penyampaian laporan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) wajib dilakukan oleh penerima gratifikasi paling lambat 30 (tiga puluh) hari kerja terhitung sejak tanggal gratifikasi tersebut diterima."
Sanksi
 
Pasal 12 B Ayat (2)
 
"Pidana bagi pegawai negeri atau penyelenggara negara sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) adalah pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)." (dira)
 
 
SPORT
Dinyatakan Bersalah, Messi Ingin Pergi dari Barca ?

Dinyatakan Bersalah, Messi Ingin Pergi dari Barca ?

Selasa, 12 Juli 2016 | 13:16

Seperti diberitakan sebelumnya, tengah pekan lalu bintang sepakbola Argentina itu divonis 21 bulan penjara atas penggelapan pajak dari pendapatan hak citra di tahun 2007-2009. Messi didakwa menyembunyikan pendapatan itu ke negara-negara bebas pajak sepert

BANTEN
Mantan Gubernur Banten Atut Tak Dapat Remisi

Mantan Gubernur Banten Atut Tak Dapat Remisi

Jumat, 8 Juli 2016 | 18:00

TANGERANGNews.com-Kepala Lapas Wanita Tangerang, Murbihastuti menjelaskan, pada lebaran tahun ini mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah tidak mendapatkan remisi pada tahun ini lantaran masih bermasalah dengan hukum.

PROPERTI
Atasi Masalah Sampah, Sinar Mas Land Jalin Kerjasama dengan Prasetiya Mulya

Atasi Masalah Sampah, Sinar Mas Land Jalin Kerjasama dengan Prasetiya Mulya

Kamis, 23 Juni 2016 | 16:00

TANGERANGNews.com-Sinar Mas Land bekerjasama dengan Universitas Prasetiya Mulya untuk mengatasi penanggulangan sampah.

"Kegagalan dapat dibagi menjadi dua sebab. Yakni orang yang berpikir tapi tidak pernah bertindak dan orang yang bertindak tapi tidak pernah berpikir."

W.A. Nance