Sudah 6 Hari Terbakar, Hujan Buatan untuk TPA Jatiwaringin Malah Tertunda Akibat Hal Ini
Minggu, 5 Juli 2026 | 19:50
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk penanganan kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) harus ditunda kembali.
TANGERANGNEWS.com-Arus lalu lintas di Tol Tangerang-Merak diprediksi meningkat saat cuti bersama Oktober 2020 ini. Operator tol tersebut, PT Marga Mandalasakti (MMS) pun menyiapkan enam langkah antisipasi penyebaran COVID-19 di tengah pandemi.
“Kami memprediksi adanya kenaikan trafik pada 27 Oktober 2020, bila dibandingkan dengan hari sebelumnya. Meskipun demikian tidak melebihi dari rata-rata lalu lintas harian normal,” ujar Rinaldi, Direktur Teknik dan Operasional PT MMS seperti yang dilansi dari Tempo, Kamis (29/10/2020).
Rinaldi mengimbau kepada pengguna jalan untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan selama perjalanan. Selain itu juga tentunya keselamatan berkendara.
“Pengguna jalan harus menyiapkan kondisi ekstra, selain memperhatikan kondisi fisik dan kendaraan sebelum berkendara, protokol Kesehatan juga harus tetap dijalankan,” kata dia.
Untuk memutus rantai penularan COVID-19, Astra Tol Tangerang - Merak telah menyiapkan 6 langkah yaitu :
1. Pemberlakuan Posko Pantauan bersama Kepolisian Daerah Polda Provinsi Banten di exit Gerbang Tol Merak.
2. Penerapan Protokol Kesehatan di 4 (empat) Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di KM 43 dan KM 68 arah Merak serta KM 68 dan KM 45 arah Jakarta, dengan membatasi parkir maksimum 50 persen dari jumlah kapasitas.
3. Penerapan protokol kesehatan di lingkungan kantor dan gerbang, serta penyediaan ruang isolasi di masing-masing kantor gerbang dan di TIP.
4. Armada lalu lintas dan petugas medis serta layanan call centre siaga 24 jam.
5. Sosialisasi dan publikasi terkait protokol kesehatan dan layanan Tol Tangerang -Merak di semua media publikasi di sepanjang jalan tol.
6. Sinergi bersama kepolisian dalam menyiapkan manajemen lalu lintas secara situasional. (RAZ/RAC)
TODAY TAGOperasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk penanganan kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) harus ditunda kembali.
Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews