Tim SAR Cek Benda Mirip Kapal Terbalik Dekat Anak Krakatau, Hasilnya Nihil
Kamis, 17 September 2026 | 09:59
Video benda yang tampak seperti kapal terbalik di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK) beredar di media sosial.
TANGERANGNEWS.com-Arus lalu lintas di Tol Tangerang-Merak diprediksi meningkat saat cuti bersama Oktober 2020 ini. Operator tol tersebut, PT Marga Mandalasakti (MMS) pun menyiapkan enam langkah antisipasi penyebaran COVID-19 di tengah pandemi.
“Kami memprediksi adanya kenaikan trafik pada 27 Oktober 2020, bila dibandingkan dengan hari sebelumnya. Meskipun demikian tidak melebihi dari rata-rata lalu lintas harian normal,” ujar Rinaldi, Direktur Teknik dan Operasional PT MMS seperti yang dilansi dari Tempo, Kamis (29/10/2020).
Rinaldi mengimbau kepada pengguna jalan untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan selama perjalanan. Selain itu juga tentunya keselamatan berkendara.
“Pengguna jalan harus menyiapkan kondisi ekstra, selain memperhatikan kondisi fisik dan kendaraan sebelum berkendara, protokol Kesehatan juga harus tetap dijalankan,” kata dia.
Untuk memutus rantai penularan COVID-19, Astra Tol Tangerang - Merak telah menyiapkan 6 langkah yaitu :
1. Pemberlakuan Posko Pantauan bersama Kepolisian Daerah Polda Provinsi Banten di exit Gerbang Tol Merak.
2. Penerapan Protokol Kesehatan di 4 (empat) Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di KM 43 dan KM 68 arah Merak serta KM 68 dan KM 45 arah Jakarta, dengan membatasi parkir maksimum 50 persen dari jumlah kapasitas.
3. Penerapan protokol kesehatan di lingkungan kantor dan gerbang, serta penyediaan ruang isolasi di masing-masing kantor gerbang dan di TIP.
4. Armada lalu lintas dan petugas medis serta layanan call centre siaga 24 jam.
5. Sosialisasi dan publikasi terkait protokol kesehatan dan layanan Tol Tangerang -Merak di semua media publikasi di sepanjang jalan tol.
6. Sinergi bersama kepolisian dalam menyiapkan manajemen lalu lintas secara situasional. (RAZ/RAC)
Video benda yang tampak seperti kapal terbalik di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK) beredar di media sosial.
TODAY TAGPasangan suami istri (pasutri), berinisial A dan Y yang sempat viral akibat menyiramkan air saat warga hendak salat kembali digeruduk warga RT06/07, Kelurahan Kuta Baru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews