Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Arus lalu lintas di Tol Tangerang-Merak diprediksi meningkat saat cuti bersama Oktober 2020 ini. Operator tol tersebut, PT Marga Mandalasakti (MMS) pun menyiapkan enam langkah antisipasi penyebaran COVID-19 di tengah pandemi.
“Kami memprediksi adanya kenaikan trafik pada 27 Oktober 2020, bila dibandingkan dengan hari sebelumnya. Meskipun demikian tidak melebihi dari rata-rata lalu lintas harian normal,” ujar Rinaldi, Direktur Teknik dan Operasional PT MMS seperti yang dilansi dari Tempo, Kamis (29/10/2020).
Rinaldi mengimbau kepada pengguna jalan untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan selama perjalanan. Selain itu juga tentunya keselamatan berkendara.
“Pengguna jalan harus menyiapkan kondisi ekstra, selain memperhatikan kondisi fisik dan kendaraan sebelum berkendara, protokol Kesehatan juga harus tetap dijalankan,” kata dia.
Untuk memutus rantai penularan COVID-19, Astra Tol Tangerang - Merak telah menyiapkan 6 langkah yaitu :
1. Pemberlakuan Posko Pantauan bersama Kepolisian Daerah Polda Provinsi Banten di exit Gerbang Tol Merak.
2. Penerapan Protokol Kesehatan di 4 (empat) Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di KM 43 dan KM 68 arah Merak serta KM 68 dan KM 45 arah Jakarta, dengan membatasi parkir maksimum 50 persen dari jumlah kapasitas.
3. Penerapan protokol kesehatan di lingkungan kantor dan gerbang, serta penyediaan ruang isolasi di masing-masing kantor gerbang dan di TIP.
4. Armada lalu lintas dan petugas medis serta layanan call centre siaga 24 jam.
5. Sosialisasi dan publikasi terkait protokol kesehatan dan layanan Tol Tangerang -Merak di semua media publikasi di sepanjang jalan tol.
6. Sinergi bersama kepolisian dalam menyiapkan manajemen lalu lintas secara situasional. (RAZ/RAC)
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Bagi masyarakat Kota Tangerang yang merasa terganggu oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hingga mencaplok fasilitas umum seperti trotoar, badan jalan, taman, maupun ruang publik lainnya, dapat melaporkannya langsung ke Satpol PP.
Masyarakat yang berpindah tempat tinggal belum tentu wajib mengganti alamat pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) maupun Kartu Keluarga (KK).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews