Connect With Us

Video Pemudik Kesurupan Saat Disuruh Putar Balik, Ini yang Terjadi

Tim TangerangNews.com | Rabu, 12 Mei 2021 | 23:31

Screenshot video yang menampilkan seorang pemudik tiba-tiba kesurupan saat diberhentikan polisi viral di media sosial. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah video yang menampilkan seorang pemudik tiba-tiba kesurupan saat diberhentikan polisi viral di media sosial.

Video itu tersebar luas di media sosial sejak Selasa (11/5/2021).

Dalam video itu terlihat seseorang yang memakai iket batik di kepalanya. Terdengar dia berteriak sambil melakukan gerakan aneh ketika temannya hendak ditilang oleh polisi.

Mata pria itu melotot dan suaranya lantang, terdengar tak biasa.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom)

"Ieu wilayah aing (ini wilayah saya)...," teriak seorang pemudik tersebut sambil berkacak pinggang.

Teman pria tersebut berusaha menenangkannya. Kemudian, pria yang kesurupan tiba-tiba berjalan maju mendekati polisi. Cara berjalan pria itu aneh, seperti wayang dan kaku.

Sejumlah warganet yang mengomentari video itu memberikan respons yang beragam.

"Kok kayak RoboCop ya".

Kasat Lantas Polres Cimahi AKP Sudirianto mengatakan, kejadian itu benar terjadi di simpang Padalarang, tepatnya pada Selasa (11/5/2021) sekitar pukul 11.00 WIB.

"Kejadiannya di perempatan traffic light Padalarang, Bandung Barat, saat kami sedang melakukan penyekatan dari arah arteri (Cianjur dan Purwakarta menuju Bandung) ," ujar Sudirianto dilansir Kompas.com, Rabu (12/5/2021).

Sudirianto menjelaskan, saat itu didapati ada sejumlah kendaraan roda dua yang dicurigai hendak melakukan mudik.

Indikasi itu semakin kuat lantaran kendaraan menggunakan pelat nomor berawalan B.(DBI/RAC)

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

TANGSEL
2 Pria di Pamulang Ditangkap Edarkan Ratusan Butir Obat Keras Ilegal

2 Pria di Pamulang Ditangkap Edarkan Ratusan Butir Obat Keras Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 14:00

Dua laki-laki berinisial RF, 31, dan M, 28, diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel) karena diduga menyalahgunakan atau memperjualbelikan obat keras golongan daftar G secara ilegal tanpa resep dokter.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill