Connect With Us

Menko Airlangga: Inisiasi Masyarakat Membuat Sentra Vaksinasi Sebagai Social Responsibility 

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 10 Agustus 2021 | 14:21

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), pada hari Sabtu 7 Agustus 2021 kemarin, melakukan kunjungan ke sentra Vaksinasi Kanisius yang berlokasi di Jakarta Convention Center (JCC). 

Pemerintah terus berkolaborasi dan melakukan kerja ekstra dengan berbagai Kementerian dan Lembaga dalam upaya mengendalikan pandemi Covid-19, termasuk dengan seluruh elemen masyarakat.

Diharapkan dari upaya vaksinasi dapat mengurangi angka Bed Ocupancy Rate (BOR) di fasilitas kesehatan, yang tentunya berkorelasi dengan turunnya angka kematian.

Kegiatan vaksinasi guna mencegah penyebaran COVID-19 yang di hadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Data sampai dengan tanggal 7 Agustus 2021 pukul 18.00 menunjukkan dari total sasaran vaksinasi sebesar 208.265.720, status vaksinasi di Indonesia telah mencapai 23,99% untuk vaksinasi dosis pertama, dan 11,30% untuk vaksinasi dosis kedua. Pencapaian tersebut tidak lepas dari peran kerjasama antara Pemerintah, swasta dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Menko Airlangga mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan oleh Kanisius dan antusiasme masyarakat yang datang untuk divaksinasi.

Kegiatan vaksinasi guna mencegah penyebaran COVID-19.

“Dapat menarik minat masyarakat dan kami lihat lansia juga hadir, juga beberapa penyandang disabilitas bahkan ada ibu-ibu berusia 92 tahun. Terimakasih karena ini adalah bentuk dari social responsibility yang dilakukan oleh alumni Kanisius dan juga mitra-mitra Kanisius,” ujarnya. 

Kegiatan vaksinasi ini dapat menginspirasi kemunculan sentra vaksin lainnya. “Kami mengapresiasi civil society untuk ikut serta membuat sentra-sentra vaksin. Sentra Kanisius adalah yang pertama dan ini menginspirasi para alumni tidak hanya di Jakarta tapi juga di kota-kota lain,” kata Menko Airlangga.

Kegiatan vaksinasi guna mencegah penyebaran COVID-19 yang di hadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan hal terkait kedatangan vaksin yang harus diimbangi dengan laju tenaga kesehatan sebagai vaksinator.

“Bulan ini akan datang lebih dari 70 juta. Untuk perbandingan, Januari-Juli kita dapat vaksin 90 juta, sekarang sebulan 70 juta. Jadi bisa dibayangkan nanti kecepatan penyuntikannya harus banyak,” tutur Menkes Budi.

Kegiatan vaksinasi guna mencegah penyebaran COVID-19 yang di hadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Sentra Vaksinasi Kanisius berkordinasi dengan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat dan Tim Medis dari Pro Sehat. Melibatkan 400 orang tenaga kesehatan yang terbagi ke dalam dua regu dan dibantu oleh 150 orang tenaga non kesehatan.

Sentra Vaksinasi Kanisius didasari oleh tujuan untuk mewujudkan peran Yayasan Alumni Kanisius Menteng  Enam Empat (AM64) dalam membantu Pemerintah Indonesia untuk mencapai target vaksinasi.

Kegiatan vaksinasi guna mencegah penyebaran COVID-19 yang di hadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Sentra Vaksinasi Kanisius yang diinisiasi oleh Yayasan AM64 ini berlangsung di JCC dari tanggal 5-18 Juli 2021 (penyuntikan dosis pertama) dan 2 Agustus sampai dengan 15 Agustus (penyuntikan dosis kedua).

Sentra Vaksinasi Kanisius buka setiap hari (Senin-Minggu) antara pukul 08.00 sampai dengan 18.00. Mengusung tema “Aman-Halal-Gratis”, vaksinasi terbuka untuk masyarakat umum.

Kegiatan vaksinasi guna mencegah penyebaran COVID-19 yang di hadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Melalui sentra Vaksinasi Kanisius, diharapkan dapat didistribusikan sebanyak 140.000 dosis vaksin kepada 70.000 akseptor. 

“Saya minta ini terus berjalan, karena komitmen alumni Kanisius untuk masyarakat ini sejalan dengan program Pemerintah. Kami mengapresiasi, karena untuk menghadapi Covid-19 kita harus memeranginya secara bersama-sama. Tidak hanya Pemerintah, tidak hanya TNI-Polri, tetapi juga melibatkan civil society sebagai bagian dari tanggung jawab sosial,” pungkas Menko Airlangga.

Kegiatan vaksinasi guna mencegah penyebaran COVID-19 yang di hadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Turut hadir mendampingi Menko Airlangga di Sentra Vaksinasi Kanisius diantaranya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia Arie Setiadi, dan Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury.

BANTEN
Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18

Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill