Connect With Us

Airlangga-Habib Syech Gelar Indonesia Bershalawat Doakan Pandemi Berakhir

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 16 Agustus 2021 | 14:21

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama pimpinan Majelis Ahbabul Musthafa, Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com--Upaya perbaikan dan pemulihan dari musibah  pandemi Covid-19 harus dijadikan momentum kebangkitan baru untuk melakukan sebuah lompatan besar. 

"Kita manfaatkan momentum ini untuk hijrah. Hijrah dalam pengertian melakukan transformasi diri," ungkap Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya di acara "Indonesia Bersholawat", Sabtu malam, 14 Agustus 2021, di Solo. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama pimpinan Majelis Ahbabul Musthafa, Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf.

Transformasi itu, seru Airlangga Hartarto yang juga Ketua Umum Partai  Golkar, bisa dimulai dengan membenahi diri secara fundamental dari berbagai segi, baik ekonomi, pemerintahan, sosial, kebudayaan, termasuk juga soal kesehatan dan pendidikan. 

Acara "Indonesia Bersholawat" ini diselenggarakan untuk memperingati 1 Muharram 1443 Hijriyah, menyambut Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia. Dimeriahkan oleh Majelis Dzikir dan Sholawat Ahlul Hidayah (AH).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama pimpinan Majelis Ahbabul Musthafa, Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf.

Ada Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, pimpinan Majelis Ahbabul Musthafa, Solo, KH. Agus Ali Masyhuri, pengasoh ponpes Bumi Sholawat Sidoarjo sekaligus Wakil Rois Syuriah PWNU Jatim, KH. Muhammad Anwar Iskandar,  pengasuh ponpes Al Amin Kediri, Jatim, dan Wakil Syuriah PWNU Jatim. Juga, KH.Nusron Wahid, sebagai Ketua Majelis Dzikir dan Salawat Ahlul Hidayah (AH). 

	Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

"Sebagai bangsa, kita patut mensyukuri atas nikmat Allah SWT berupa kemerdekaan yang telah diberikan kepada negara kita dengan bersholawat dan berdzikir memanjatkan doa dengan khusyu dan ikhlas kepada Allah SWT agar pandemi Covid-19 segera berakhir," ucap Menko Perekonomian dan Ketum Partai Golkar itu. 

	Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama pimpinan Majelis Ahbabul Musthafa, Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf.

Airlangga Hartarto pada kesempatan ini juga mengemukakan keyakinannya akan kebangkitan Bangsa Indonesia. 

"Pandemi Covid-19 yang masih kita alami bersama, tak menyurutkan kita untuk bangkit dan tetap optimis. Kita harus terus berikhtiar dan bekerja keras dalam menghadapi ujian Covid-19 ini dan Insya Allah dapat menghadapinya. Saya berkeyakinan bahwa kita dapat melalui ujian Covid-19 ini asal kita memiliki tekad yang kuat disertai dengan kerja keras," kata Airlangga Hartarto, yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). 

	Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Menko Perekonomian ini lantas mengurai keberhasilan dalam upaya perbaikan sektor ekonomi.  

"Dari segi ekonomi, kerja keras kita untuk memulihkan ekonomi pada kuartal kedua tahun 2021 membuahkan hasil di mana pertumbuhan ekonomi kita mencapai 7, 07 persen. Angka ini sesuai dengan target yang diberikan oleh Bapak Presiden Joko Widodo, dan merupakan kerja bersama seluruh komponen bangsa kita. Dengan pertumbuhan ini, prospek pemulihan ekonomi kita pasca pandemi menjadi salah satu yang terbaik di Asia. Pertumbuhan ekonomi yang bagus ini membuktikan bahwa walaupun kita berada dalam situasi yang memprihatinkan akibat pandemi Covid-19, kita mampu dan terus berusaha untuk bangkit. 

	Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama pimpinan Majelis Ahbabul Musthafa, Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf.

Airlangga Hartarto meminta doa dari para habib, ulama dan kiai agar langkah dan kebijakan pemerintah dalan penanganan Covid-19 dapat berjalan dengan baik. Pemerintah berusaha untuk mengendalikan pandemi secara terintegrasi, sehingga diharapkan akan mengurangi kasus aktif ke tingkat yang bisa ditoleransi, dan memberikan ruang pelonggaran tekanan pada fasilitas kesehatan, rumah sakit, oksigen dan obat-obatan. 

Pemerintah juga terus menggenjot program vaksinasi nasional dengan target 2 juta sampai 2,5 juta perhari sejak bulan Agustus tahun ini agar kekebalan komunitas segera terwujud.*

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

TANGSEL
Lagi Tidur di Samping Gerobak, Pedagang Martabak Mini di Tangerang Kehilangan 4 HP Termasuk Hadiah untuk Anak

Lagi Tidur di Samping Gerobak, Pedagang Martabak Mini di Tangerang Kehilangan 4 HP Termasuk Hadiah untuk Anak

Rabu, 29 Juli 2026 | 13:50

Nasib apes menimpa Khoirul Anwar, pedagang martabak mini yang biasa berjualan di Jalan AMD Raya, Larangan, Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill