Connect With Us

Ahli Waris Kebakaran Lapas Tangerang Tak Boleh Menuntut, Kemenkumham Minta Maaf

Tim TangerangNews.com | Senin, 1 November 2021 | 23:12

| Dibaca : 455

Dirjen HAM Kemenkumham RI, Mualimin Abdi. (@TangerangNews / Mnc)

TANGERANGNEWS.com-Kementerian Hukum dan HAM menjelaskan maksud isi dari surat yang harus ditandatangani para ahli waris korban kebakaran Lapas Tangerang beberapa waktu lalu, bahwa tidak boleh menuntut di kemudian hari akibat peristiwa yang menewaskan 49 narapidana itu.

"Jadi pada saat itu kawan-kawan di tingkat pelaksana pikirannya apa yang menjadi barang bukti jenazah sudah diurus secara baik sesuai arahan menteri Hukum dan HAM," kata Direktur Jenderal HAM Kementerian Hukum dan HAM, Mualimin Abdi, di Jakarta, Senin 1 November 2021, dikutip dari Antara.

Hal itu termasuk pula merujuk pada bukti uang duka yang diserahkan kepada masing-masing ahli waris, sehingga pelaksana di tingkat bawah berpikir harus ada bukti tanda terima.

Dengan ditandatanganinya surat itu pelaksana di bawah berpikir semuanya sudah selesai dan diharapkan tidak ada lagi pihak yang menuntut di kemudian hari.

Surat yang dia maksud itu yakni selembar surat yang ditandatangani ahli waris di mana intinya mereka tidak boleh menuntut siapa pun di kemudian hari terkait peristiwa kebakaran Lapas Tangerang, Banten.

"Jadi sama sekali tidak ada maksud membungkam atau menekan dan hanya semata-mata untuk bukti bahwa segala sesuatu dilakukan secara baik," kata dia.

Kendati demikian, ia menyadari apabila ada ahli waris yang merasa surat itu tidak tepat maka pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM meminta maaf kepada keluarga korban.

"Sekali lagi kami menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban," tuturnya.

Pada satu sisi ia menyadari keluarga korban sedang dalam keadaan berduka dan kehilangan anggota keluarganya. "Jadi kalau itu dianggap tidak baik, kami secara terbuka memohon maaf kepada keluarga korban dan berharap dimaafkan atas hal yang tidak pas," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah keluarga korban kebakaran Lapas Tangerang menyesalkan isi surat yang dikeluarkan Kementerian Hukum dan HAM yang pada intinya tidak boleh menuntut siapa pun atas peristiwa kebakaran maut itu.

Lebih lengkap surat tersebut berisi dengan ini menyatakan: Saya pihak keluarga korban tidak ada tuntutan kepada pihak lapas dan pihak lainnya di kemudian hari.

OPINI
Lato-lato yang Berkeseimbangan Tarif Pajak yang Berkeadilan

Lato-lato yang Berkeseimbangan Tarif Pajak yang Berkeadilan

Jumat, 6 Januari 2023 | 00:07

TANGERANGNEWS.com-Akhir-akhir ini sedang viral permainan lato-lato di masyarakat di sela-sela sedang maraknya game online. Permainan ini sangat digemari oleh anak-anak di Indonesia.

WISATA
Viral, Tarif Parkir Warpat di Puncak Bogor Capai Rp50 Ribu

Viral, Tarif Parkir Warpat di Puncak Bogor Capai Rp50 Ribu

Senin, 6 Februari 2023 | 12:00

TANGERANGNEWS.com- Beredar video di media sosial Tik Tok yang memperlihatkan tarif parkir Warpat salah satu tempat kuliner di Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

KOTA TANGERANG
 Wali Kota Tangerang Usulkan Anggaran BTT Bisa Buat Tangani Kemiskinan Ekstrem

Wali Kota Tangerang Usulkan Anggaran BTT Bisa Buat Tangani Kemiskinan Ekstrem

Jumat, 3 Februari 2023 | 18:54

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang H Arief R Wismansyah memaparkan program-program Pemkot Tangerang, dalam penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem, di hadapan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill