Connect With Us

Ada 4.500 Pengaduan Kekerasan Seksual ke Komnas Perempuan Januari-Oktober 2021

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 6 Desember 2021 | 20:55

| Dibaca : 95

Ilustrasi Kekerasan Seksual. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sepanjang bulan Januari-Oktober 2021, Komnas Perempuan mencatat ada 4.500 aduan kasus kekerasan terhadap perempuan. Bahkan jumlah tersebut naik drastis dibanding tahun 2020.

"Ini sudah dua kali lipat lebih banyak daripada jumlah kasus yang dilaporkan ke Komnas Perempuan pada 2020," kata Komisioner Komnas Perempuan, Siti Aminah Tardi, seperti dilansir dari Detikcom, Senin 6 Desember 2021.

Ribuan laporan tersebut pun tengah diupayakan untuk ditangani Komnas Perempuan hingga tuntas. Namun keterbatasan sumber daya manusia menjadi kendala.

Lonjakan pengaduan kasus, jelas Siti, telah pihaknya amati sejak tahun 2020. Dengan sumber daya yang sangat terbatas, Komnas Perempuan berpacu untuk membenahi sistem untuk penyikapan pengaduan, mulai dari verifikasi kasus, pencarian lembaga rujukan dan pemberian rekomendasi.

"Namun, lonjakan kasusnya sendiri mengakibatkan antrian kasus yang panjang, sehingga keterlambatan penyikapan merupakan kekuatiran yang terus kami pikul," ucapnya.

Siti mengatakan ada kekhawatirannya terkait semakin banyaknya laporan kasus kekerasan seksual tersebut.

Meski, tidak dapat mendampingi kasus secara langsung korban, Komnas Perempuan selalu berupaya melalui sistem rujukan dan kerjasama dengan berbagai mitra lembaga layanan.

"Namun, pada tengah tahun 2021 semakin banyak lembaga layanan yang menyatakan diri kewalahan menerima rujukan sementara kasus-kasus langsung membanjiri mereka, yang juga bekerja dengan sumber daya yang terbatas. Terlebih, masa pandemi mempengaruhi daya lembaga layanan sehingga tidak mampu melakukan layanan seperti yang diharapkan," ucapnya.

Sementara itu, kajian kebijakan daerah tentang layanan terpadu bagi perempuan korban kekerasan (Komnas Perempuan, 2020) memperlihatkan bahwa hanya 30% kebijakan daerah yang memandatkan adanya sistem pemulihan.

"Di banyak daerah, keberadaan dan dukungan bagi konselor psikolog adalah hal yang mewah, seperti juga visum gratis dan rumah aman," ungkap Siti.

KAB. TANGERANG
Kunjungi Agrowisata di Tangerang, Wapres: Jangan Ada Lahan dan Tenaga Menganggur

Kunjungi Agrowisata di Tangerang, Wapres: Jangan Ada Lahan dan Tenaga Menganggur

Rabu, 5 Oktober 2022 | 22:52

TANGERANGNEWS.com–Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meninjau kawasan Agrowisata Guler Farm Nature, di Desa Kandawati, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, Rabu, 5 Oktober 2022.

BANDARA
Ditabrak Motor, Pesepeda Tewas di Bandara Soekarno-Hatta

Ditabrak Motor, Pesepeda Tewas di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 September 2022 | 14:44

TANGERANGNEWS.com-Seorang pesepeda berinisial TS tewas setelah terlibat kecelakaan di Jalan Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.

BANTEN
Lagi Sidang HUT ke-22, Dua Mahasiswa Diamankan Gegara Teriak Sindir Banten Begini-begini Saja

Lagi Sidang HUT ke-22, Dua Mahasiswa Diamankan Gegara Teriak Sindir Banten Begini-begini Saja

Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:55

TANGERANGNEWS.com-Dua mahasiswa diamankan petugas keamanan saat melakukan aksi protes di tengah-tengah rapat paripurna istimewa HUT ke-22 Provinsi Banten di Gedung DPRD Banten, Selasa 4 Oktober 2022.

TEKNO
Batal Hari ini, Kiamat TV Analog Jabodetabek Ditunda hingga 2 November 2022

Batal Hari ini, Kiamat TV Analog Jabodetabek Ditunda hingga 2 November 2022

Rabu, 5 Oktober 2022 | 22:14

TANGERANGNEWS.com-Penghentian siaran TV analog di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) atau Analog Switch Off (ASO) batal hari ini, Rabu, 5 Oktober 2022.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill