Connect With Us

Terjangan Banjir Rob Robohkan Pagar Pembatas Kawasan Wisata Ancol

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 7 Desember 2021 | 20:53

Tangkapan layar dari video amatir banjir rob merendam kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, setelah air laut menjebol dinding pembatas antara daratan dan laut, Selasa 7 Desember 2021. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Banjir rob merendam kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, setelah air laut menjebol dinding pembatas antara daratan dan laut, Selasa 7 Desember 2021.

Hal itu dibenarkan Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Ariyadi Eko Nugroho, Selasa 7 Desember 2021. Menurutnya peristiwa itu terjadi pukul 10.55 WIB saat kawasan wisata belum banyak didatangi pengunjung.

"Jadi memang tadi sempat ada kejadian ada air limpasan laut, karena robnya hari ini ternyata cukup tinggi sampai masuk ke areal pedestrian dan jalan di wisata Ancol," katanya seperti dilansir dari CNN Indonesia.

Kawasan tersebut tergenang banjir rob dengan ketinggian 15 hingga 20 sentimeter. Namun, Eko menjelaskan peristiwa bukan terjadi karena tanggul jebol, melainkan dinding pembatas antara daratan dan laut yang jatuh akibat desakan air yang kuat.

"Titiknya hanya di areal pantai indah. Sekitar 15-20 Cm kalau yang jatuh ke areal pedestrian dan jalan," katanya.

Pada pukul 12.00 WIB, air sudah bisa tertangani dan kawasan tersebut telah kembali normal. “Sudah kami tanggulangi,” ungkap Eko.

KAB. TANGERANG
Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 | 18:57

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill