Terminal Poris Plawad Kota Tangerang Mulai Dipadati Ratusan Bus Arus Balik Lebaran
Rabu, 25 Maret 2026 | 19:36
Arus balik Lebaran 2026 di Terminal Poris Plawad Kota Tangerang mulai ramai menyusul ratusan bus yang berdatangan dari Jawa dan Sumatera.
TANGERANGNEWS.com–Gunung Semeru di Jawa Timur yang baru-baru ini erupsi masih terus menjadi sorotan masyarakat luas. Di tengah sorotan publik, beredar sebuah video mengenai Gunung Semeru yang disebut bocor dari tengah.
Video viral di media sosial TikTok yang diunggah @Jhony Vanbejhon itu dengan menyertakan narasi sebagai berikut: “Waspada..!!! Semeru bocor dari tengah semakin NYATA bahkan keluar wedus gembelnya,” tulis akun tersebut.
Pihak pengunggah video pun melampirkan video dengan keterangan “Detik detik Semeru BOCOR dari tengah gunung”. Unggahan tersebut hingga Senin 2 Desember 2021 pagi, telah disukai lebih dari 23.300 pengguna.
Lantas bagaimana kebenaran dari narasi unggahan video itu?
Subkoordinator Mitigasi Gunung Api Wilayah Barat dari Pusat Vulakonologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Nia Haerani angkat bicara mengenai viralnya video tersebut.
Nia menyatakan bahwa apa yang terlihat dalam video viral itu bukan menunjukkan kebocoran Gunung Semeru dari tengah gunung. “Bukan (kebocoran Gunung Semeru).
Itu yang disebut awan panas guguran. Batuan (aliran lava) yang keluar dari puncak mengendap di lereng karena tidak stabil kemudian turun lagi,” kata Nia, Minggu 19 Desember 2021, seperti dikutip dari Kompas.
Oleh karena batuan tersebut masih panas di bagian dalamnya, maka keluar abu seperti yang terlihat di video. “Jadi asapnya bukan dari dalam tubuh gunung, tapi dari permukaan,” jelas Nia.
Arus balik Lebaran 2026 di Terminal Poris Plawad Kota Tangerang mulai ramai menyusul ratusan bus yang berdatangan dari Jawa dan Sumatera.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), akan meresmikan Tangsel ONE (Tangerang Selatan One System), sebuah pusat layanan digital terpadu berbasis chat-first AI, pada 30 April 2026
Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews