Connect With Us

Mensos Risma Sarankan Anak Muda Kerja daripada Terima Bansos

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 28 Desember 2021 | 09:17

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma menyarankan anak muda yang menerima bantuan pangan non-tunai (BPNT) untuk bekerja atau membuka usaha.

Menurutnya, bekerja bisa lebih banyak mendapat pemasukan daripada hanya terima bansos.

"Sampeyan usia berapa? Kalau masih muda kan mending kerja, bisa dapat lebih banyak income daripada menerima bantuan," kata Risma kepada seorang warga penerima manfaat saat meninjau penyaluran BPNT di Kecamatan Tambaksari, Surabaya, seperti dilansir dari CNN Indonesia, Senin 27 Desember 2021.

Warga penerima manfaat yang masih berusia muda serta memiliki fisik yang sehat dan kuat, sebaiknya didorong untuk bekerja ataupun membangun sebuah usaha.

"Sayang kalau dia hanya menerima bantuan. Kalau dia bekerja dia pasti mendapatkan kapasitas uang yang lebih besar," ujarnya.

Risma pun menawarkan bantuan modal pada penerima manfaat yang masih muda tersebut, atau akses lapangan pekerjaan secara langsung.

"Jadi karena itu tadi saya tawarkan untuk dia buka usaha atau bekerja. Ternyata banyak yang mau juga begitu," pungkas Risma.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

NASIONAL
Sah! 1 Ramadan 1447 H Jatuh Kamis, 19 Februari 2026

Sah! 1 Ramadan 1447 H Jatuh Kamis, 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 | 20:21

Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill