Connect With Us

Satgas Covid-19: Segera Aktifkan Posko Desa atau Kelurahan

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 29 Januari 2022 | 17:36

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B. Harmadi. (@TangerangNews / BNPB Indonesia)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B. Harmadi meminta semua posko di desa maupun di kelurahan untuk segera diaktifkan guna mencegah penularan Covid-19 varian Omicron hingga pada level masyarakat terendah.

Sonny mengatakan, Satgas mendorong secepat mungkin aktivasi dari posko-posko tersebut. “Makanya penerapan PPKM mikro itu tetap dilaksanakan,” kata Sonny, dalam Polemik MNC Trijaya bertajuk “Menahan Gelombang Omicron”, Sabtu 29 Januari 2022, seperti dikutip dari Antara.

Menurut Sonny, upaya tersebut sangat penting untuk dilakukan sebagai bentuk pencegahan terhadap terjadinya penularan atau terciptanya transmisi lokal, akibat adanya varian Omicron yang lebih cepat menular dibandingkan varian sebelumnya.

Daya tular yang sangat cepat, kata dia, membuat risiko penularan itu dapat berpotensi besar terjadi di daerah yang padat penduduk serta suatu daerah yang sulit untuk menerapkan kebijakan menjaga jarak satu sampai dua meter antarindividu.

Sonny menuturkan, adanya posko-posko tersebut dapat membantu masyarakat melakukan karantina dalam skala wilayah yang lebih kecil, ketika terdapat kasus positif yang ditemukan di daerah tersebut.

“Ketika ditemukan kasus, kita tak perlu melakukan karantina secara dalam atau skala yang besar, tapi kita bisa melakukan karantina wilayah dengan skala lebih kecil atau biasa disebut dengan micro lockdown,” terangnya.

Maka dari itu, Sonny dengan tegas meminta setiap posko desa dan kelurahan dapat diaktifkan sebagai pelaksana PPKM mikro selama masa pandemi COVID-19 masih terjadi di Tanah Air.

“Makanya posko desa, posko kelurahan sebagai pelaksana PPKM mikro itu, harus tetap berjalan dan diaktivasi kembali,” jelas Sonny.

Kemudian, lanjut dia, melaksanakan tugasnya sehingga bisa dilakukan lock down kecil untuk menghindari penularan yang lebih luas, terutama di kawasan padat penduduk.

KAB. TANGERANG
Kasus Kekerasan Seksual Tinggi, DPRD Desak Pemkab Tangerang Rekrut Saksi Ahli dan Psikolog Tetap

Kasus Kekerasan Seksual Tinggi, DPRD Desak Pemkab Tangerang Rekrut Saksi Ahli dan Psikolog Tetap

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:14

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Deden Umardani meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperkuat sistem pendampingan hukum dan psikologis untuk korban kekerasan seksual.

BANDARA
Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta

Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:46

Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
38 Ribu Warga Banten Diprediksi Terdampak Kekeringan, Lebak dan Kabupaten Tangerang Terbanyak

38 Ribu Warga Banten Diprediksi Terdampak Kekeringan, Lebak dan Kabupaten Tangerang Terbanyak

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:39

Dampak fenomena El Nino mulai menghantui wilayah Provinsi Banten. Memasuki pertengahan Juli 2026, sejumlah wilayah telah melaporkan krisis air bersih, memicu langkah cepat BPBD Banten dalam memperkuat mitigasi di seluruh kabupaten/kota.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill