Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menargetkan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi lumbung suara pada Pemilu 2024 mendatang.
Hal itu menjadi target yang disepakati DPP Partai Golkar dengan seluruh pimpinan DPD dan fungsionaris partai di wilayah Yogyakarta saat Silaturahim Keluarga Partai Golkar di Yogyakarta, Kamis 17 Maret 2022.

Airlangga mengaku selama ini Golkar belum pernah menjadi pemenang di wilayah Yogyakarta. Ia mengatakan sudah menghitung potensi suara yang bakal memilih partai berlambang pohon beringin di Pemilu 2024.
"Yogya, saya gak tahu kita mesti hitung nomor berapa. Makanya saya datang ke Jogja untuk bertanya. Saudara di Jogja siap nomor berapa?” tanya Airlangga pada seluruh kader Golkar di Yogyakarta.

Seluruh kader Golkar yang hadir serentak menjawab nomor satu atas pertanyaan Airlangga. Airlangga yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini optimis partainya mampu memenangkan Pemilu 2024.
“Ini adalah kesempatan kita untuk bangkit, bangun, dan kita menangkan Yogyakarta,” tegas Airlangga.

Airlangga mengatakan, kemenangan Golkar di Kota Pelajar sangat penting untuk partai. Sebab, Yogyakarta dinilai sebagai miniatur dari kebhinekaan yang dimiliki Indonesia.
Terlebih, saat ini, banyak pemimpin nasional berasal atau mendapat didikan di Yogyakarta. Bahkan, Presiden Joko Widodo juga belajar di Yogyakarta.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional ini menambahkan, seluruh kader Golkar di Yogyakarta harus solid dan bekerja keras.

Ia meminta anggota legislatif dari Yogyakarta di semua tingkatan untuk menjadi ujung tombak pemenangan.

Tugas mereka hanya satu, yakni sosialisasi program partai dan sosialisasi calon presiden dari Golkar untuk kemenangan Pemilu 2024.

“Yang hadir disini adalah ujung tombok pemenangan Golkar. Kalau ujung tombak berarti harus siap berjuang,” tegas Airlangga.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews