Connect With Us

Sempat Berpindah-pindah, Airlangga Sambut Rhoma Irama Kembali ke Golkar 

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 25 April 2022 | 22:38

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto duduk bersama Rhoma Irama dalam acara buka puasa dengan PPK Kosgoro 1957, Senin 25 April 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menghadiri acara buka puasa dengan PPK Kosgoro 1957, Senin 25 April 2022. Acara ini juga menghadirkan Raja Dangdut Rhoma Irama untuk memberi tausyiah.

Dalam sambutannya, Airlangga menyebut Rhoma Irama sebagai kader yang akhirnya kembali ke Golkar meski sempat berpindah-pindah partai.

“Senior kita Kiai Rhoma Irama, yang tadi menyampaikan beliau adalah kader Partai Golkar yang sempat hijrah kesana-kemari. Dan akhirnya kembali ke Golkar juga, Insya Allah,” tutur Airlangga disambut tepuk tangan kader Kosgoro 1957 di Masjid Umar Bin Al Khattab.

Ketum Golkar ini mengingatkan, momentum Ramadan agar digunakan seluruh kader Kosgoro 1957 yang kini dipimpin Ketua Umum Dave Laksono ini untuk hadir membantu masyarakat.

Airlangga juga mengimbau kepada kader Kosgoro dan Golkar untuk membayar zakat, infak, dan shadaqah untuk membantu masyarakat yang tidak mampu.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menegaskan, memasuki Ramadhan tahun ini, seluruh masyarakat Indonesia patut bersyukur, karena capaian vaksinasi terutama di DKI Jakarta menunjukkan jumlah luar biasa. Capaian vaksinasi ini membuat Provinsi DKI Jakarta masuk pada PPKM Level 2.

“Dengan adanya level 2, Alhamdulillah kita bisa membuat acara di masjid, kita bisa salat di lapangan saat Idul Fitri, tahajud, tarawih, dan juga kita bisa mudik Lebaran kali ini,” ujar Airlangga.

Airlangga menuturkan, kedepan tantangan yang akan dihadapi Indonesia masih ada. Selain pandemi Covid-19, juga ada potensi krisis akibat peran Ukraina-Rusia. Hal ini mengakibatkan potensi krisis energi, krisis pangan, dan krisis utang bagi sebagian negara di dunia.

Namun, sejauh ini, Indonesia masih mampu mengatasi potensi krisis di tiga sektor yang menjadi ancaman dunia tersebut.

Airlangga mengaku, Presiden Joko Widodo, bahkan termasuk dari lima kepala pemerintahan yang diminta bantuan oleh Sekjen PBB untuk ikut menangani krisis di tiga sektor itu. 

"Jadi kepercayaan dunia terhadap Indonesia luar biasa. Dan ini pemerintah didukung partai politik, dan partai politik Golkar didukung oleh ormas PPK Kosgoro 1957. Ini semua adalah hasil kerja nasional,” tegas Airlangga.

Acara buka bersama PPK Kosgoro diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu, penyerahan paket sembako kepada DKM Masjid Umar Bin Al Khattab.

Hadir dalam acara ini mantan Ketua Dewan Pakar dan Ketua Majelis Pertimbangan PPK Kosgoro 1957 Agung Laksono.

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

KAB. TANGERANG
Komplotan Curanmor Todongkan Senpi saat Kepergok Beraksi di Curug

Komplotan Curanmor Todongkan Senpi saat Kepergok Beraksi di Curug

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:04

Beredar sebuah video yang memperlihatkan komplotan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) yang menodongkan senjata api (senpi) di sebuah toko baju di Jalan Raya STPI, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang pada Jumat 9 Januari 2026 pukul 15.00 WIB.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill