Connect With Us

Temui Airlangga, Ridwan Kamil Bahas Calon Pendamping di Pilres 2024

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 15 Mei 2022 | 21:20

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendatangi kediaman Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto di Jakarta, Minggu 15 Mei 2022 (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendatangi kediaman Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto di Jakarta, Minggu 15 Mei 2022. Airlangga mengaku pertemuannya dengan Emil hanya silaturahim dalam rangka berlebaran atau merayakan Idul Fitri.

Namun, ia mengakui pertemuan tersebut juga membahas banyak hal, termasuk perkembangan politik saat ini.

Menurut Airlangga, Golkar mendukung kinerja Emil sebagai orang nomor satu di Jawa Barat untuk menuntaskan masa jabatannya dengan lancar.

"Kami sebagai Partai Golkar mengapresiasi capaian Pak Gubernur, Kang Emil, dan juga kita ingin menjaga project yang sudah dibuatkan Perpres oleh Pak Presiden bisa dikawal sampai 2024,” ujar Airlangga.

Airlangga yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menambahkan, selain perkembangan politik, pertemuan keduanya juga dilakukan untuk membahas pembangunan perekonomian di Jawa Barat.

Provinsi Jabar masuk dalam proyek strategis nasional yang mendapatkan anggaran mencapai Rp300 triliun untuk berbagai proyek di seluruh wilayah.

Menko Perekonomian berharap proyek ini bisa selesai sebelum 2024 dengan sejumlah kriteria, antara lain infrastruktur, penanganan kemiskinan wilayah Selatan Jabar.

"Selanjutnya juga pertumbuhan kawasan baru, pertumbuhan ekonomi baru terutama di kawasan rebana,” tegas Airlangga.

Sementara itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menegaskan dirinya mendukung cita-cita Airlangga Hartarto untuk menjadi calon presiden dari Partai Golkar.

Kang Emil mengakui kapasitas dan tanggung jawab Airlangga saat ini sangat besar terhadap pemulihan ekonomi nasional, terutama menghadapi dampak pandemi Covid-19.

Emil menegaskan, pertemuannya dengan Ketum Golkar belum membahas pada dinamika calon pendaming Airlangga di Pilpres 2024.

“Kalau nanti ada dimensi-dimensi politik yang mungkin tidak bisa dihitung dari sekarang ya, menjelang-menjelang pasti, saya berbalas budilah terhadap dukungan Golkar di Jawa Barat,” tegas Emil.

Gubernur Jabar menambahkan, secara khusus kedatangannya juga untuk berterima kasih kepada Menko Airlangga atas pemberian dukungan terhadap pembangunan di Tanah Pasundan hingga Rp300 triliun, hanya dalam waktu dua tahun untuk melaksanakan proyek strategis nasional.

Kang Emil juga mengaku menyampaikan laporan dari masyarakat terkait berita koalisi-koalisi yang tengah dibangun Airlangga dan Golkar beberapa hari terakhir.

"Saya laporkan ke Pak Airlangga, koalisi ini responnya sangat positif memberikan harapan-harapan,” ujarnya.

Emil berharap, Airlangga dan Golkar terus mendukung kerja pemerintahan Provinsi Jabar sampai selesai masa jabatan Gubernur Jabar mendatang.

Diketahui, sebelum Ridwan Kamil, Airlangga juga bertemu dengan tiga ketua umum partai dalam waktu yang berbeda. Yakni, bertemu dengan Ketua Umum PAN dan PPP sercara bersama, dan menerima kunjungan silaturahim Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

BANTEN
SPMB Banten 2026 Dipantau KPK, Inspektorat Pemprov Diminta Awasi hingga Rampung

SPMB Banten 2026 Dipantau KPK, Inspektorat Pemprov Diminta Awasi hingga Rampung

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:59

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia melakukan monitoring langsung terhadap penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Provinsi Banten.

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill