Connect With Us

Harga Minyak Goreng Masih Mahal, BUMN dan Swasta Distribusikan ke 10 Ribu Titik

Tim TangerangNews.com | Rabu, 18 Mei 2022 | 23:06

Menteri BUMN Erick Thohir. (@TangerangNews / Dok. Kementerian BUMN)

TANGERANGNEWS.com–Masih mahalnya harga minyak goreng saat ini membuat  pemerintah mengambil langkah strategis. Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan BUMN bersama swasta mendapat penugasan untuk mendistribusikan minyak goreng ke 10.000 titik.

Erick mengatakan, sekarang BUMN dengan swasta mendapatkan penugasan bersama-sama menyangkut minyak goreng. “Tidak mungkin BUMN ketika ada penugasan baru berdiri sendiri, tidak mungkin karena BUMN tidak memiliki minyak gorengnya," kata Erick di Jakarta, Rabu 18 Mei 2022, seperti dilansir dari Antara.

Menurut Ercik, BUMN memiliki distribusinya tetapi tidak juga di seluruh titik yang diperlukan. "Makanya kita bersepakat, bersama swasta produksi minyak goreng BUMN yang 18 persen dari total minyak goreng curah lalu sisanya swasta, kita jadikan satu. Kemudian kita bersama-sama mendistribusikan ke 10.000 titik," terangnya.

Disebutkan bahwa pendistribusian minyak goreng dilakukan secara bertahap, di mana pada pekan ini di 1.200 titik, kemudian pekan depan ke 2.500 titik, nanti jadi 5.000 titik secara bertahap.

"Supaya harga daripada minyak goreng bisa turun. Sekarang Rp21.000, target awalnya Rp19.000 untuk minyak goreng curah, kemudian dari Rp19.000 turun menjadi Rp17.000, kita lakukan. Supaya apa? Ekspornya bisa mulai juga ditinjau," ungkap Erick.

Selanjutnya Erick juga menekankan pentingnya sumber daya manusia yang kapabel dan kompeten terkait penugasan tersebut. "Ini yang kita kenapa pembentukan daripada karakter penting, bahwa kita harus disiplin melakukan tugas dan sesuai dengan tupoksinya serta target daripada yang kita lakukan," ujar Erick.

Erick menambahkan bahwa model bisnis dan manusianya yang mendorong daripada implementasi tersebut.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

KOTA TANGERANG
Waspada Potensi Guncangan Megathrust Selat Sunda, Warga Kota Tangerang Diimbau Siap Siaga

Waspada Potensi Guncangan Megathrust Selat Sunda, Warga Kota Tangerang Diimbau Siap Siaga

Senin, 5 Oktober 2026 | 19:13

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana gempa bumi, khususnya ancaman gempa dahsyat dari zona Megathrust.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill