Connect With Us

Orangtua Wajib Tahu Cara Deteksi Dini Leukemia pada Anak Agar Lebih Cepat Disembuhkan

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 29 Juli 2022 | 20:01

dr. Fitri Primacakti, Spesialis Anak Konsultan Hematologi - Onkologi Eka Hospital BSD, Kota Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Penyakit leukemia atau kanker darah pada anak masih dapat disembuhkan jika dideteksi sejak dini. Karena itu, para orangtua wajib mengetahui ciri-ciri penyakit tersebut untuk segera ditangani, sehingga menurunkan risiko kematian. 

dr. Fitri Primacakti, Spesialis Anak Konsultan Hematologi - Onkologi Eka Hospital BSD, Kota Tangerang Selatan, menjelaskan bagaimana cara orangtua dapat mendeteksi penyakit kanker, termasuk leukemia. 

Menurutnya, kanker pada anak umumnya berjenis kanker darah dan kanker mata. Untuk kanker darah bisa diketahui sejak anak berusia 4 bulan.

"Gejalanya, wajah pucat seperti tanda kekurangan darah atau anemia, lalu lebam-lebam, perdarahan di bawah kulit seperti muncul bintik-bintik merah, perdarahan seperti mimisan dan gusi berdarah yang tak kunjung membaik," katanya, Jumat 29 Julu 2022.

Patu dicurigai juga jika anak mengalami demam yang tak kunjung reda, meski sudah berobat ke dokter dengan cara diresepi anti virus atau antibiotik.

"Ada juga beberapa anak yang organ hati dan limpanya membesar, sehingga secara fisik perutnya membesar. Lalu ada juga timbul benjolan di letak-letak kelenjar getah beningnya, seperti di leher, itu juga patut dicurigai," tutur ungkap wanita berkerudung ini.

Namun, ciri gejala fisik tersebut bisa muncul beberapa atau salah satunya saja, tidak selalu berbarengan. "Jika melihat gejala tersebut, segera diperiksakan ke rumah sakit," ungkap dokter kerap disapa Prima ini.

Untuk penanganan di rumah sakit, nantinya dokter akan merujuk untuk dilakukan serangkaian pemeriksaan atau screening pada pasien anak, terutama pemeriksaan darah.

Dokter akan melihat jumlah sel darah merah (HB), sel darah putih (leukosit) dan keping-keping darah atau trombositnya.

"Bila saat pemeriksaan menunjukan hasil HB, leukosit dan trombositnya turun, maka itu khas semakin menguatkan leukemia atau kanker darah," kata dokter yang juga praktik di RSCM tersebut.

Langkah selanjutnya, pasien anak ataupun dewasa juga akan menjalani pemeriksaan lanjutan yang disebut Bone Marrow Puncture (BMP).

Pemeriksaan ini untuk untuk mengetahui jenis leukemia apa yang diderita pasien, melalui metode pengambilan sumsum tulang dari beberapa sampel tulang pada pasien kanker darah.

dr. Prima menjelaskan, ada dua jenis leukimia, yakni leukemia mielositik dan leukemia limfositik. Untuk limfositik ini tingkat kesembuhannya lebih tinggi bila dibanding mielositik, yakni mencapai 80 sampai 99 persen.

"Sementara mielositik tingkat kesembuhannya 50 sampai 80 persen," ungkap dr. Prima.

Adapun tingkat kesembuhan pasien tergantung dari stadium berapa yang diderita. Makanya, semakin cepat diketahui dan ditangani dokter, tingkat kesembuhannya juga tinggi.

"Jadi setelah diketahui jenis leukemianya, maka pengobatan akan dilakukan menjadi tiga tahapan. Kemoterapi untuk mematikan sel kankernya, lalu transplan sumsum tulang, lalu disinar," kata dr Prima.

Orangtua juga diharapkan untuk tetap tenang dan mendukung pengobatan anaknya. Sebab, kanker masih bisa disembuhkan.

KOTA TANGERANG
Minta Warga Jangan Takut, Wali Kota Tangerang Sebut Pocong Takut dengan Lampu

Minta Warga Jangan Takut, Wali Kota Tangerang Sebut Pocong Takut dengan Lampu

Kamis, 21 Mei 2026 | 20:45

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya maupun terprovokasi isu kemunculan pocong jadi-jadian yang belakangan ramai dibicarakan warga di sejumlah wilayah Kota Tangerang.

HIBURAN
Long Weekend Makin Seru, VIVERE Hotel Gading Serpong Hadirkan Staycation Keluarga Bertajuk Fam Jam Stay

Long Weekend Makin Seru, VIVERE Hotel Gading Serpong Hadirkan Staycation Keluarga Bertajuk Fam Jam Stay

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:45

Menyambut libur akhir pekan panjang di bulan Mei 2026, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan promo menginap bertajuk “FAM JAM STAY” yang dirancang khusus untuk keluarga.

WISATA
Pusat Kuliner G Town Square Gading Serpong Tutup, Pindah Lokasi ke Tigaraksa

Pusat Kuliner G Town Square Gading Serpong Tutup, Pindah Lokasi ke Tigaraksa

Senin, 18 Mei 2026 | 11:09

Pusat kuliner G Town Square di kawasan Gading Serpong dipastikan menghentikan operasionalnya mulai 15 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill