Connect With Us

Hadiri Haul Kiai Ageng Gribig, Airlangga: Ini Pesan Orang Tua dan Buyut Kami

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 16 September 2022 | 09:06

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri langsung Haul, Dzikir, Shalawat Kiai Ageng Gribig, di Jatinom, Klaten, Kamis, 15 September 2022 malam. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com—Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri langsung Haul, Dzikir, Shalawat Kiai Ageng Gribig, di Jatinom, Klaten, Kamis, 15 September 2022 malam.

Airlangga menuturkan, haul Kiai Ageng Gribig saban tahun digelar untuk mengenang ulama besar zaman kerajaan Mataram yang bernama asli Wasibagno Timur yang juga dikenal sebagai Kiai Ageng Gribig.

“Kami dan keluarga besar setiap tahun secara rutin mengadakan Haul Kiai Ageng Gribig setiap bulan Safar. Ini adalah pesan dari orang tua kami, dan dari buyut-buyut kami,” tutur Airlangga saat memberi sambutan acara Haul, Dzikir, dan Shalawat Kiai Ageng Gribig.

Airlangga menuturkan, kegiatan ini merupakan bagian dalam merawat tradisi kebudayaan yang sudah turun menurun di kawasan Jatinom, Klaten.

Ia menegaskan, haul Kiai Ageng Gribig dan Saparan atau tradisi sebar apem dilaksanakan dalam rangka mengenang dan meneruskan perjuangan Kiai Ageng Gribig. 

Menurut Airlangga, sosok sang leluhur Kiai Ageng Gribig hidup pada masa Sultan Agung Hanyokrokusumo Mataram. Beliau dikenal sebagai wali besar pada zamannya yang konsisten berdakwah dengan penuh kelembutan, ramah, tegas, serta efektif menyentuh hati masyarakat.

Airlangga mengaku kegiatan Haul Kiai Ageng Gribig digelar hanya untuk mengharap ridha Allah SWT serta syafaat Rasulullah SAW. Selain itu, Airlangga juga menegaskan, gelaran Haul juga sebagai wujud rasa hormat dan takzim pada leluhur keluarga, yakni Kiai Ageng Gribig.

Ketua Umum Partai Golkar ini menuturkan, sang kakek buyut merupakan ulama besar di zamannya yang menggunakan metode dakwah unik di Klaten. Salah satunya, yakni membagikan kue apem sembari membaca wirid Yaa Qowiyyu untuk masyarakat.

“Sehingga sampai sekarang dikenal sebagai apem yaa qowiyyu. Dan kita lestarikan sampai sekarang,” tutur Airlangga.

Menko Perekonomian mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dalam haul Kiai Ageng Gribig. Ia juga mengaku mewakili pihak keluarga meminta maaf jika ada kekurangan dalam melayani selama gelaran Haul Kiai Ageng Gribig di Jatinom, Klaten.

“Atas nama keluarga berterima kasih atas kehadiran habaib, ulama, kiai, dan jamaah semua. Dan kami sebagai keluarga melayani hadirin dan mohon maaf bila ada kekurangan di sana sini. Semoga tahlil, dzikir, dan shalawat diterima Allah SWT,” ujar Airlangga.

Diketahui, Airlangga masih termasuk keturunan dari Kiai Ageng Gribig, ulama yang menyebarkan Islam di wilayah Jatinom, Klaten. Nama Ki Ageng Gribig sendiri diabadikan menjadi nama jalan yang membentang di wilayah Desa Gergunung, Klaten Utara hingga Kecamatan Jatinom.

NASIONAL
Soroti Relasi Kuasa Dugaan Pelecehan Seksual di Satpol PP Tangerang, Ombudsman Desak Usut Transparan

Soroti Relasi Kuasa Dugaan Pelecehan Seksual di Satpol PP Tangerang, Ombudsman Desak Usut Transparan

Minggu, 27 September 2026 | 20:40

Ombudsman Republik Indonesia (RI) menyoroti dugaan kasus pelecehan seksual oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna yang dinilai terdapat relasi kuasa di dalamnya.

BISNIS
Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Jumat, 25 September 2026 | 22:29

Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.

TANGSEL
Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Senin, 28 September 2026 | 19:58

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Kepolisian melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, selama tiga hari, 28-30 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill