Connect With Us

Nama Habibie Hilang dari Panel Sejarah Iptek BRIN, Ternyata Ada Disini

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 4 Februari 2023 | 08:50

Panel sejarah Iptek di kantor BRIN, Jakarta (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Nama Presiden ketiga Republik Indonesia, B.J. Habibie dikabarkan hilang atau tidak tercantum di panel sejarah Iptek Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Seperti diketahui, B.J. Habibie merupakan salah satu tokoh bangsa yang terkenal akan kecerdasannya dan inovasinya dalam bidang teknologi, khususnya kedirgantaraan.

Sementara itu, BRIN ialah sebuah lembaga yang didirikan oleh Presiden Joko Widodo lewat Peraturan Presiden Nomor 74 tahun 2019, dengan tugas yang mencangkup menjalankan penelitian, pengkajiaan, dan penerapan, serta invensi dan inovasi.

Ketika memasuki kantor BRIN yang berlokasi di Menteng, Kota Jakarta Pusat, pada bagian lobi akan disambut dengan sebuah panel bertajuk Sejarah Riset dan Inovasi Indonesia.

Panel tersebut menceritakan tentang perjalan riset dan inovasi teknologi di Indonesia, mulai pada bagian paling kiri memperlihatkan gambar sosok Soekarno sebagai sang proklamator yang juga mempelopori Organisasi untuk Penyelidikan dalam Ilmu Pengetahuan Alam (OPIPA) di tahun 1948.

Selanjutnya, tertulis sejarah pembangunan reaktor nuklir perdana di Indonesia di tahun 1960, kemudian berlanjut pada peluncuran roket Kartika-1 di tahun 1964.

Panel berikutnya ialah terdapat gambar pesawat terbang dan tercatat sebagai penerbangan pertama kali pesawat N-250 tahun 1995 yang diprakasai oleh B.J. Habibie.

Namun, dalam panel tersebut memang tidak tercatut secara jelas nama B.J. Habibie sebagai penggagas utama pesawat produksi Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) itu.

Terakhir, panel paling kanan menjelaskan mengenai pembentukan BRIN dengan gambar Laksana Tri Handoko, beserta nama, foto, dan tanggal pelantikannya.

Tidak adanya nama Habibie di panel sejarah Iptek BRIN pun membuat geger warganet lantaran B.J. Habibie merupakan salah satu tokoh penting sebagai Bapak Teknologi Indonesia.

Kata kunci Habibie pun menjadi trending topics di twitter dengan jumlah 1.256 tweet dari warganet.

Beberapa warganet berkomentar bahwa nama Habibie sendiri sebenarnya sudah diwakilkan dengan gambar pesawat N-250. Ada juga yang menyebutkan sosok Habibie sebenarnya sedang memegang miniatur pesawat.

"Padahal ada loh itu gambar pak habibie pegang miniatur pesawat," ujar @wahyujaredleto seperti dikutip, Sabtu 4 Februari 2023.

"Kalo pada jeli sama di gambar, itu ada tulisan pesawat N250 sama foto orang di paling kiri yg lagi megang miniatur pesawat. Itu pak Habibie," kata @AndrewDiananta_.

Sementara itu, warganet lainnya menyayangkan tindakan BRIN yang tidak mencantumkan nama B.J. Habibie dan hanya menulis frasa anak bangsa.

"Bicara iptek bicara N250 harusnya nyebut habibie.. ini malah habibienya dihilangkan diganti frase anak bangsa," kata @ImminentDangers.

"BJ Habibie identik dengan pesawat produksi  IPTN, karena itu berawal dari pemikiran beliau... Iptek di Indonesia pun sempat berkembang pesat saat beliau menjabat Menristek RI... Melupakan nama BJ Habibie sungguh keterlaluan..," timpal @ferizandra

Hingga tulisan ini dibuat, BRIN belum melakukan klarifikasi maupun pernyataan resmi terkait tidak adanya nama B.J. Habibie dalam panel sejarah Iptek di kantor BRIN.

KAB. TANGERANG
Tinjau Pabrik Motor Listrik di Tangerang, Wapres Gibran Tegaskan Kurikulum Harus Nyambung dengan Industri EV

Tinjau Pabrik Motor Listrik di Tangerang, Wapres Gibran Tegaskan Kurikulum Harus Nyambung dengan Industri EV

Kamis, 30 Juli 2026 | 22:31

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya memperkuat keterkaitan (link and match) antara dunia pendidikan dan industri, guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang adaptif terhadap teknologi masa depan.

WISATA
Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46

Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill