Connect With Us

Pemimpin Wajib Benahi SDM & SDM

Jurnalis Warga | Sabtu, 19 Maret 2016 | 12:57

| Dibaca : 1370

Romi romansyah mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah (Istimewa / TangerangNews.com)

Oleh : Romi romansyah mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah

Prodi Sejarah Kebudayaan Islam

 

 

Indonesia merupakan negara yang letaknya sangat strategis karena letaknya yang bukan saja sebagai alur jalan perdagangan internasional namun juga sebagai negara yang tropis,melimpahnya wisata-wisata alam dinegeri ini yang yang tidak terhitung banyaknya ini merupakan keuntungan bagi pemerintah untuk dijadikan lahan komersialisasi untuk mensejahterakan rakyat.

Indonesia pun  memiliki  kurang lebih 17.000 pulau juga harusnya dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga mampu bersaing dikalangan internasional,dan menjadi pioner sebagai bangsa adikuasa dalam bidang Sumber daya alam yang paling melimpah.

Namun pada kenyataannya indonesia tidak bisa memanfaatkan peluang tersebut sebagai kesempatan dan investasi yang sangat besar bagi keuntungan bangsa,sumber daya alam malah banyak dikeruk oleh perusahaan-perusahaan asing padahal orang pribumi sendiri yang mengelola dan mengembangkan tapi pada kenyataannya orang asing hanya duduk dan diam menikmati hasilnya.

Semakin banyaknya intervensi asing terhadap SDA kita ini sangat merugikan dan merupakan masalah  fatal,dan MEA pun menjadi momok hantu yang  menyeramkan bagi rakyat indonesia bukan hanya bencana soal itu saja tapi ternyata bencana dari alam pun meresahkan rakyat,gejala alam indonesia tidak bisa diprediksi seakan-akan setiap saat negeri ini harus waspada terhadap bencana yang menimpa yakni peristiwa alam.
 peristiwa alam ini merupakan kejadian atau bencana yang dapat merugikan penduduk,peristiwa alam  yang sering terjadi di antara lain gunung meletus, banjir, gempa bumi, badai atau angin topan, tsunami, kekeringan dan tanah longsor.

 

Gunung meletus, gempa bumi, tsunami dan angin topan murni disebabkan oleh alam, tetapi ada juga gejala alam yang juga disebabkan oleh ulah manusia yang tidak bertanggung jawab, seperti banjir dan tanah longsor,

Peristiwa-peristiwa alam tersebut tidak dapat kita cegah Gempa bumi, gunung meletus, dan angin puting beliung dapat terjadi secara tiba-tiba.
Dalam hal ini ada dua masalah yang sangat besar sedang melanda dibumi pertiwi,yakni pemerintah tidak optimal untuk pemanfaatan sumber daya alam yang malah dijadikan kesempatan oleh pihak asing dan gejala dari alam itu sendiri yang menimbulkan bencana namun Pemerintahan saat ini dinilai kurang maksimal dalam memecahkan dan menanggapi masalah tersebut ,belum adanya kebijakan yang membantu dan pada akhirnya penduduk lah yang menjadi korban dari kedua bencana tersebut dengan bisa melonjaknya angka kemiskinan dan penderitaan dinegeri ini.

Dalam hal ini pemimpin harus sigap dan tegas menanggapi masalah besar yang sedang terjadi dibumi pertiwi  serta elemen pemerintah yang lain pun diharap bersungguh-sungguh dan maksimal serta cepat tanggap untuk memecahkan kedua masalah yang melilit tersebut melalui

*pemerintah diharap memberikan pembekalan atau pelatihan ekonomi kreatif dan peningkatan kualitas serta kreatifitas terhadap penduduk dalam menghadapi MEA.
*pemerintah diharap cepat tanggap menghadapi persoalan bencana alam yang sering terjadi.

*masyarakat dan pemerintah saling berkordinasi untuk melakukan penghijaun didaerah" yang mulai tergerus lahannya oleh industri asing

*pemerintah disarankan membatasi kepemilikan lahan-lahan atau industri-industri terhadap pihak asing.

Dengan adanya tulisan ini diharap pemerintah dapat berupaya lebih maksimal dan optimal lagi dalam melakukan pembenahan dan peningkatan bagi mutu dan krearifitas masyarakat indonesia sehingga dapat berkurangnya tingkat pengangguran,angka kemiskinan dan kesenjangan sosial serta Menurunnya kriminalitas.

MANCANEGARA
Malas Merawat, Ibu di China Dikubur Hidup-hidup Anaknya

Malas Merawat, Ibu di China Dikubur Hidup-hidup Anaknya

Minggu, 10 Mei 2020 | 10:24

TANGERANGNEWS.com-Nasib malang dialami seorang ibu di China. Dia dikubur hidup-hidup oleh sang anak lantaran enggan merawatnya. Beruntung dia berhasil selamat

NASIONAL
Pengamat Beberkan 9 Poin Salah Kaprah Masyarakat Soal RUU Ciptaker

Pengamat Beberkan 9 Poin Salah Kaprah Masyarakat Soal RUU Ciptaker

Rabu, 27 Mei 2020 | 20:09

TANGERANGNEWS.com-RUU Cipta Kerja (Ciptaker) klaster Ketenagakerjaan hingga kini masih menjadi polemik karena banyaknya pro dan kontra.

"Belajar dari hari kemarin, hiduplah untuk hari ini, berharaplah untuk hari esok "

Albert Einstein