Connect With Us

Hardworker Bisa Alami 3 Hal Ini

FER | Kamis, 12 Mei 2016 | 11:03

Ilustrasi Hardworker (detik/google / TangerangNews)

TANGERANG-Bekerja untuk mencari nafkah demi diri sendiri atau untuk keluarga memang sudah menjadi kewajiban setiap orang. Sayangnya, seseorang sering kali lupa bahwa ia terlalu banyak bekerja dan akhirnya membuat kehidupan pribadinya terlupakan.

Padahal sesungguhnya, kehidupan pribadi dengan pekerjaan sepatutnya seimbang. Agar tak semakin memburuk, kenali perubahan diri karena terlalu banyak bekerja sesuai ulasan berikut.

Sulit berbicara

Ketika Anda berbicara dalam sebuah rapat dan kedapatan tak dapat melengkapi kalimat yang dibicarakan atau kata-kata yang keluar dari mulut tak lagi sinkron, itu berarti sudah banyak sekali pekerjaan yang Anda kerjakan. Karena pikiran dipenuhi banyak hal yang berbeda-beda secara bersamaan sehingga membuat diri tak fokus.

Tak punya waktu pribadi

Setiap orang memiliki privasi dan waktu untuk sendiri. Namun, bila waktu-waktu berharga tersebut telah tiada dan digantikan untuk mengerjakan setumpuk pekerjaan dari kantor berarti Anda sudah sangat berlebihan dalam bekerja. Gunakan waktu dengan efektif demi kesehatan diri sendiri.

Tak pernah melihat keluarga

‘Pergi pagi pulang pagi’ jangan sampai Anda melakukan ini. Atau membiarkan anak terbangun di tengah malam hanya untuk melihat ayahnya atau ibunya karena sudah tak tahan menahan rindu lantaran jarang sekali bertemu. Sesibuk apa pun pekerjaan usahakan sedikit saja waktu dengan keluarga. Terlalu banyak bekerja juga tak baik untuk keluarga Anda.

 

 

KAB. TANGERANG
Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Jumat, 25 September 2026 | 21:34

Penemuan kerangka manusia kembali menghebohkan warga di Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill