Connect With Us

Hardworker Bisa Alami 3 Hal Ini

FER | Kamis, 12 Mei 2016 | 11:03

Ilustrasi Hardworker (detik/google / TangerangNews)

TANGERANG-Bekerja untuk mencari nafkah demi diri sendiri atau untuk keluarga memang sudah menjadi kewajiban setiap orang. Sayangnya, seseorang sering kali lupa bahwa ia terlalu banyak bekerja dan akhirnya membuat kehidupan pribadinya terlupakan.

Padahal sesungguhnya, kehidupan pribadi dengan pekerjaan sepatutnya seimbang. Agar tak semakin memburuk, kenali perubahan diri karena terlalu banyak bekerja sesuai ulasan berikut.

Sulit berbicara

Ketika Anda berbicara dalam sebuah rapat dan kedapatan tak dapat melengkapi kalimat yang dibicarakan atau kata-kata yang keluar dari mulut tak lagi sinkron, itu berarti sudah banyak sekali pekerjaan yang Anda kerjakan. Karena pikiran dipenuhi banyak hal yang berbeda-beda secara bersamaan sehingga membuat diri tak fokus.

Tak punya waktu pribadi

Setiap orang memiliki privasi dan waktu untuk sendiri. Namun, bila waktu-waktu berharga tersebut telah tiada dan digantikan untuk mengerjakan setumpuk pekerjaan dari kantor berarti Anda sudah sangat berlebihan dalam bekerja. Gunakan waktu dengan efektif demi kesehatan diri sendiri.

Tak pernah melihat keluarga

‘Pergi pagi pulang pagi’ jangan sampai Anda melakukan ini. Atau membiarkan anak terbangun di tengah malam hanya untuk melihat ayahnya atau ibunya karena sudah tak tahan menahan rindu lantaran jarang sekali bertemu. Sesibuk apa pun pekerjaan usahakan sedikit saja waktu dengan keluarga. Terlalu banyak bekerja juga tak baik untuk keluarga Anda.

 

 

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

KOTA TANGERANG
Pesan Rektor UMT untuk Lulusan FISIP 2026: Jangan Berhenti Belajar Setelah Pegang Ijazah

Pesan Rektor UMT untuk Lulusan FISIP 2026: Jangan Berhenti Belajar Setelah Pegang Ijazah

Senin, 21 September 2026 | 20:00

Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Dr. Warsito, M.Si., meminta para lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) untuk tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill