Connect With Us

7 Strategi Menuju Sukses Pendiri Facebook yang Bisa Ditiru Anda

FER | Senin, 1 Agustus 2016 | 09:31

Mark Zuckerberg, CEO Facebook. (prnewsonline/google / TangerangNews)

TANGERANGNews.com- Rabu lalu, Facebook baru saja mengeluarkan laporan keuangan untuk kuartal II tahun ini dan menorehkan angka yang positif. Dari hasil kinerja tersebut, harga saham perusahaan mencetak nilai tertinggi dalam sejarah.

Peristiwa ini menjadi serentetan prestasi gemilang yang didapat oleh Mark Zuckerberg, pendiri sekaligus CEO dari perusahaan jaringan sosial terbesar di dunia.

Jika Anda ingin mengikuti keberhasilan dari Zuckerberg, Anda perlu tahu apa saja strategi yang telah dilakukan Zuckerberg dalam menghabiskan waktu dan tenaganya.

Mengutip dari CNBC, berikut 7 strategi yang dilakukan Zuckerberg untuk mengembangkan Facebook:

1. Tak bekerja terus-menerus

Zuckerberg menyatakan bahwa dirinya tidak pernah menghabiskan waktu lebih dari 50 jam di kantor. Dia menghabiskan banyak waktu untuk berpikir bagaimana menghubungkan dunia dan memberikan pelayanan lebih baik terhadap para pengguna layanannya.

Pria ini mungkin benar, sebuah studi menunjukkan bahwa bekerja dalam waktu yang cukup lama dapat membuat Anda kurang produktif.

2. Fokus pada tujuan

Baru-baru ini Zuckerberg memberikan motivasi kepada para calon pebisnis untuk menerjemahkan nilai-nilai yang mereka punya menjadi suatu bisnis, dan fokus agar perubahan yang perusahaan Anda buat sesuai dengan apa yang ingin Anda lihat.

“Pada saat Anda tahu perubahan apa yang Anda ingin lakukan di dunia ini, segala taktik dan strategi yang Anda rencanakan akan menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut,” ujar pria 32 tahun ini.

3. Kurangi memikirkan hal yang tidak penting

Anda mungkin sering melihat Zuckerberg memakai kaos berwarna abu-abu dengan motif yang sama. Hal ini disebabkan dirinya percaya bahwa memilih dan membuat keputusan tentang pakaian yang harus dia pakai hanya akan menghabiskan energi saja.

“Saya berusaha membersihkan segala pemikiran dan hidup saya, sehingga saya hanya perlu memutuskan beberapa hal yang penting,” ujar Zuckerberg.

4. Jadi proaktif bukan reaktif 

Untuk memaksimalkan keefektifan dirinya Zuckerberg memilih menjadi seorang yang proaktif dibandingkan orang yang reaktif. Bagi dirinya terlalu banyak hal yang akan terjadi di hari-hari Anda, dan Anda bisa menghabiskan waktu seharian hanya untuk memberikan reaksi terhadap hal tersebut.

Dia menyatakan hal tersebut bukan berarti dirinya tidak memberikan respon terhadap beberapa hal, dia hanya tahu apa hal penting yang harus dilakukannya setiap hari.

5. Berlapang dada menerima kritik dan saran

Budaya di perusahaan Facebook miliknya memberikan hak kepada para pegawainya untuk mengoreksi segala kesalahan Zuckerberg, bahkan pada saat dia berpidato. “Saya suka keterbukaan,” ucapnya. “Hal tersebut memang memalukan, tetapi baik untuk dilakukan.”

6. Tidak menyesali berbagai kesalahan

Zuckerberg sendiri pernah memotivasi dirinya pada saat remaja dulu untuk segera bangkit dari berbagai kesalahan yang dia buat. Baginya, setiap orang pasti akan melakukan kesalahan tidak peduli apa yang Anda lakukan.

7. Berani ambil risiko

Melihat sejarah Facebook, Anda akan menemukan beberapa gebrakan berani yang diambil oleh Zuckerberg. Beberapa di antaranya adalah tindakan Zuckerberg untuk menjadikan Facebook sebagai perusahaan terbuka di 2012, membeli Instagram, dan membeli Whatsapp.

Bagi dirinya, jika dia tidak berani mengambil hal berisiko besar, dia tidak akan pernah melihat balasan yang setimpal.

 

 

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

HIBURAN
Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Jumat, 20 Februari 2026 | 11:15

Jejaring retail PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart akan menghadirkan inovasi gerai yang tak hanya sebagai tempat belanja kebutuhan harian, namun juga sarana hiburan bioskop mini bernama “Layar Digi”.

BANTEN
Atlet Pengidap Asma Tetap Bisa Berprestasi, Ini Kuncinya Menurut Dokter

Atlet Pengidap Asma Tetap Bisa Berprestasi, Ini Kuncinya Menurut Dokter

Sabtu, 28 Februari 2026 | 07:14

Latihan fisik merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan atlet. Namun bagi yang memiliki asma, aktivitas dengan intensitas tinggi dapat memicu gangguan pernapasan yang berdampak langsung pada performa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill