Connect With Us

Penyebab Penyakit Jantung Ancam Usia Muda

FER | Kamis, 15 September 2016 | 11:35

Ilustrasi (Istimewa / TangerangNews)

 

TANGERANGNews.com-Siapa pun bisa saja meninggal akibat penyakit jantung, termasuk mereka yang berusia muda. Gangguan jantung muncul, akibat gaya hidup yang tidak sehat.

Terdapat 4 pencetus, yakni merokok, mengonsumsi makanan yang kurang sehat, kurang aktivitas fisik, dan konsumsi minuman beralkohol. Dari 4 kebiasaan buruk tersebut bisa menimbulkan penyakit stroke.

"Penyakit mematikan yang paling tinggi di dunia ialah stroke. Namun, stroke dan jantung berkaitan karena sama-sama penyakit vaskular," ujar Syahlina Zuhal, Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia (YJI).

Ia mengatakan bahwa pembuluh darah itu bisa saja pecah di jantung. Jika pembuluh darah pecah di otak, dapat terjadi stroke. Hal inilah yang membuat seseorang meninggal secara mendadak.

"Misalnya, saja artis Adjie Massaid dan Mike Mohede. Meninggalnya seseorang, sekalipun mereka yang masih berusia muda, disebabkan oleh gaya hidup yang salah. Karena itu hati-hati dalam pola hidup kita," tambah Syahlina.

Karena itu, pentingnya untuk mengamalkan gaya hidup sehat untuk menunjang kesehatan jantung. Termasuk menghindari junkfood, minuman beralkohol, rokok, dan aktivitas fisik yang pasif.

Tagshealthy
BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

SPORT
Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Senin, 27 April 2026 | 07:52

Gelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill