Pertamina Usul Beli Gas LPG 3 Kg Dibatasi 10 Tabung per Bulan
Rabu, 28 Januari 2026 | 12:35
PT Pertamina Patra Niaga mengusulkan kebijakan pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK).
TANGERANGNews.com-Siapa pun bisa saja meninggal akibat penyakit jantung, termasuk mereka yang berusia muda. Gangguan jantung muncul, akibat gaya hidup yang tidak sehat.
Terdapat 4 pencetus, yakni merokok, mengonsumsi makanan yang kurang sehat, kurang aktivitas fisik, dan konsumsi minuman beralkohol. Dari 4 kebiasaan buruk tersebut bisa menimbulkan penyakit stroke.
"Penyakit mematikan yang paling tinggi di dunia ialah stroke. Namun, stroke dan jantung berkaitan karena sama-sama penyakit vaskular," ujar Syahlina Zuhal, Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia (YJI).
Ia mengatakan bahwa pembuluh darah itu bisa saja pecah di jantung. Jika pembuluh darah pecah di otak, dapat terjadi stroke. Hal inilah yang membuat seseorang meninggal secara mendadak.
"Misalnya, saja artis Adjie Massaid dan Mike Mohede. Meninggalnya seseorang, sekalipun mereka yang masih berusia muda, disebabkan oleh gaya hidup yang salah. Karena itu hati-hati dalam pola hidup kita," tambah Syahlina.
Karena itu, pentingnya untuk mengamalkan gaya hidup sehat untuk menunjang kesehatan jantung. Termasuk menghindari junkfood, minuman beralkohol, rokok, dan aktivitas fisik yang pasif.
PT Pertamina Patra Niaga mengusulkan kebijakan pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK).
TODAY TAGSinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.
Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell di wilayah Kota Tangerang kembali tidak tersedia. Salah satunya di kawasan Cipondoh.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews