Connect With Us

Kualitas Tidur yang Buruk Pengaruhi Remaja Risiko Kecanduan Alkohol

FER | Kamis, 22 September 2016 | 09:11

| Dibaca : 573

Ilustrasi Tidur (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANGNews.com-Kualitas tidur sering dikaitkan dengan beragam aspek kesehatan. Beberapa penelitian menyebut kualitas tidur berhubungan dengan gangguan otak dan fungsi memori, risiko diabetes hingga kemungkinan mengidap penyakit jantung.

Nah, sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan jurnal Drug and Alcohol Dependence menyebut kualitas tidur juga bisa digunakan untuk memprediksi risiko konsumsi alkohol dan penyalahgunaan obat terlarang pada remaja. Semakin buruk kualitas tidurnya, semakin rentan remaja kecanduan alkohol dan obat-obatan.

Penelitian dilakukan oleh Brant P. Hasler kepada 186 anak laki-laki dengan rata-rata usia 11 tahun dengan melihat pola tidur mereka. 10 Tahun kemudian, peneliti kembali menemui mereka untuk diwawancara terkait konsumsi alkohol dan marijuana.

Hasil penelitian menyebut anak-anak yang kekurangan jam tidur dan memiliki kualitas tidur buruk berisiko lebih awal mengonsumsi alkohol dan menggunakan marijuana. Setiap satu jam waktu tidur yang berkurang, risiko penggunaan marijuana dan konsumsi alkohol naik hingga 20 persen.

"Kami menemukan bahwa pada remaja, masalah tidur lebih dulu dialami daripada konsumsi alkohol ataupun penggunaan marijuana. Karena itu memasukkan cukup jam tidur dan kualitas tidur yang baik sebagai salah satu langkah pencegahan kecanduan alkohol dan obat-obatan sangat penting," tutur Hasler, dikutip dari Medical Daily.

Berdasarkan data dari Centers for Disease Control and Prevention, sekitar 11 persen alkohol di Amerika Serikat dikonsumsi oleh kalangan muda berusia 12 hingga 20 tahun. Ada 189.000 kasus rujukan rawat darurat yang terjadi tiap tahunnya akibat konsumsi alkohol sejak tahun 2010.

"Karena itu mengeliminasi faktor risiko kecanduan alkohol sangat penting. Salah satunya adalah dengan mencukupkan tidur pada anak dan menjaga kualitas tidurnya tetap baik. Tidak mudah memang, namun harus dilakukan demi mencegah mereka kecanduan alkohol atau obat-obatan di masa depan," tutup Hasler.

Tagshealthy
BISNIS
Ramadan, SMS Hadirkan Hiburan Musik Religi Hingga Diskon Belanja 70%

Ramadan, SMS Hadirkan Hiburan Musik Religi Hingga Diskon Belanja 70%

Rabu, 30 Mei 2018 | 20:29

TANGERANGNEWS.com-Di bulan suci Ramadan yang penuh berkah, Summarecon Mal Serpong (SMS) kembali mempersembahkan rangkaian acara

BANTEN
Samawi Akan Bentengi Jokowi dari Kampanye Hitam di Banten

Samawi Akan Bentengi Jokowi dari Kampanye Hitam di Banten

Minggu, 10 Juni 2018 | 00:38

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah warga yang menamakan dirinya Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) menyatakan akan menjadi kelompok yang

MANCANEGARA
Ajaib, Kakek di India Makan Pasir Selama 40 Tahun

Ajaib, Kakek di India Makan Pasir Selama 40 Tahun

Jumat, 23 Maret 2018 | 09:00

TANGERANGNEWS.com-Demi alasan kebugaran, seseorang akan mengonsumsi makanan empat sehat lima sempurna. Yang jelas harus ada kandungan karbohidrat, protein dan serat. Namun, apa yang dilakukan oleh seorang kakek di India sangatlah beda.

OPINI
Earth Hour: Peringatan Bagi Manusia di Bumi

Earth Hour: Peringatan Bagi Manusia di Bumi

Rabu, 4 April 2018 | 12:00

Kondisi iklim yang semakin hari mengalami perubahan tidak menentu akibat adanya proses pemanasan global membuat bumi bekerja semakin keras. Masyarakat dunia memiliki peran besar terhadap perubahan iklim yang terjadi.

"Sekali anda mengerjakan sesuatu jangan takut gagal dan jangan tinggalkan itu. orang orang yang bekerja dengan ketulusan hati adalah mereka yang paling bahagia. "

Chanakya