Connect With Us

Perbedaan Depresi Antara Pria dan Wanita

FER | Senin, 3 Oktober 2016 | 09:00

| Dibaca : 954

Ilustrasi depresi (Shutterstock / Shutterstock)

TANGERANGNews.com-Pria dan wanita bisa mengalami depresi dengan cara yang berbeda, sehingga memahami perbedaannya dapat membantu mereka yang sedang mengalaminya, para peneliti mengatakan.

“Kami tahu, bahwa ada perbedaan dalam masalah depresi pada kedua jenis kelamin selama bertahun-tahun, dan ini penting untuk memahami penyakit tersebut,” ujar direktur penelitian di Connors Center for Women 's Health and Gender Biology di Brigham and Women's Hospital di Boston, Jill Goldstein.

Ia menambahkan, “dalam salah satu ulasan terbesar tentang depresi yang terkait dengan perbedaan antara jenis kelamin, wanita memiliki risiko sekitar dua kali lebih besar untuk mengembangkan kondisi ini.”

Untuk mengetahui perbedaannya, berikut adalah tujuh perbedaan depresi pada wanita dan pria, seperti dilansir dari Livescience.

1. Wanita lebih mungkin untuk merenungkannya, ketika merasa tertekan

Merenungkan terjadi lebih sering pada wanita yang mengalami depresi dibandingkan pria yang juga mengalaminya. Perilaku ini mungkin melibatkan berbicara secara negatif pada dirinya, menangis tanpa alasan yang jelas, dan menyalahkan diri sendiri.

“Merenungkan tidak membantunya menjadi lebih baik, tetapi malah cenderung membuat mereka merasa lebih buruk,” ujar Goldstein.

Tidak seperti wanita, pria cenderung mengalihkan perhatiannya ketika mereka merasa sedih, yang membantu mengurangi rasa depresinya.

2. Pria yang depresi lebih mungkin menyalahgunakan alkohol dan zat lainnya

“Pria mungkin akan minum alkohol lebih banyak atau beralih menggunakan obat-obatan terlarang untuk mengobati dirinya, sebelum terjadinya depresi. Dan ini terutama berlaku pada remaja laki-laki,” ujarnya.

Ia menambahkan, ”sedangkan pada wanita, penyalahgunaan zat cenderung terjadi seteleh depresi muncul, atau tingkat kecemasannya meningkat.”

Selain itu, pria yang depresi juga dapat menutupi kesedihannya dengan beralih ke aktivitas seperti TV, olahraga, bekerja berlebihan, atau terlibat dalam perilaku berisiko, seperti perjudian, merokok, seks yang tidak aman, atau mengemudi sembarangan.

“Depresi pada pria atau remaja laki-laki, juga lebih mungkin muncul dalam bentuk marah atau mudah tersinggung,” katanya.

3. Wanita mungkin memberikan respon secara berbeda terhadap peristiwa yang penuh stres

Wanita lebih cenderung menjadi depresi dalam menanggapi peristiwa stres. Beberapa bukti menunjukkan, ketika wanita mengalami situasi stres, seperti kematian anggota keluarganya atau kehilangan pekerjaan, mereka cenderung merespon dalam cara yang akan memperpanjang dan menambah stresnya, lebih daripada pria.

“Ini mungkin karena interaksi antara hormon stres, reproduksi wanita, dan neurotransmiteryang mengatur suasana hati,” katanya.

4. Gejala depresi pada pria, mungkin akan lebih sulit dideteksi orang lain

“Meskipun wanita lebih rentan terhadap depresi diakibatkan biologinya, namun depresi lebih sering tidak terdekteksi pada pria,” katanya.

Menurutnya, profesional perawatan kesehatan dan bahkan anggota keluarganya, mungkin tidak dapat menangkap gejala depresi pada pria. Sehingga akhirnya, banyak pria yang berakhir dengan depresi berat karena tidak terdeteksi sejak dini.

5. Wanita lebih rentan mengalami depresi dan bisa mengalami gangguan makan

Depresi dan gangguan makan seperti anoreksia dan bulimia, sering muncul beriringan. Selain itu, depresi juga lebih mungkin terjadi secara bersamaan dengan gangguan panik dan perilaku obsesif-kompulsif.

6. Pria lebih mungkin melakukan bunuh diri

Karena depresi pada pria bisa terjadi sangat lama tanpa terdiagnosis atau diobati, maka kondisi ini bisa berkembang menjadi masalah kesehatan mental yang lebih dahsyat. Pria yang menderita depresi juga lebih mungkin untuk mencoba melakukan bunuh diri.

 

 

Tagshealthy
TOKOH
Pesan Jazuli Juwaini, Jaga Kemerdekaan dengan Membangun Konsensus Kebangsaan

Pesan Jazuli Juwaini, Jaga Kemerdekaan dengan Membangun Konsensus Kebangsaan

Senin, 14 Agustus 2017 | 06:00

TANGERANGNEWS.com- Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empa Pilar Kebangsaan di Kelurahan Larangan Utara Kota Tangerang. Saat di hadapan masyarakat, Jazuli Juwaini mengingatkan seiring dengan momentum Hari Kemerdekaan

SPORT
Tim Indonesia Bawa 25 Emas Dari ASG Singapura 2017

Tim Indonesia Bawa 25 Emas Dari ASG Singapura 2017

Jumat, 21 Juli 2017 | 19:30

TANGERANGNEWS.com-Tim Indonesia disambut meriah di Bandara Soeakrno-Hatta usai berhasil membawa pulang 25 mendali emas dari ajang Asean Schools Games (ASG) Singapura 2017, Jumat (21/7/2017).

PROPERTI
Mahasiswa Universitas Pancasila Berkunjung ke Green Office Park 9 BSD City

Mahasiswa Universitas Pancasila Berkunjung ke Green Office Park 9 BSD City

Jumat, 28 April 2017 | 10:00

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah mahasiswa jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Pancasila Jakarta berkunjung ke salah satu proyek Sinar Mas Land yaitu Green Office Park 9 (27/4).

TANGSEL
Sering Terabaikan, Begini Sejarah Tugu Perjuangan Rakyat Serpong

Sering Terabaikan, Begini Sejarah Tugu Perjuangan Rakyat Serpong

Rabu, 23 Agustus 2017 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Kondisi tugu perjuangan rakyat Serpong yang terletak persis di pinggir Jalan Raya Serpong, Perempatan Cisauk, Kota Tangerang Selatan sering terabaikan dan terlupakan keberadaannya. Padahal tugu yang dibangun tahun 1949 tersebut merupakan

"Tidak adanya tindakan melahirkan keyakinan dan keberanian. Jika Anda ingin menaklukan ketakutan, jangan duduk di rumah dan memikirkannya saja. Pergilah keluar dan sibukkan diri Anda."

Dale Carnegie