Connect With Us

Fl Technics Buka Hangar di Bandara Soekarno-Hatta

RANGGA AGUNG ZULIANSYAH | Kamis, 1 Desember 2016 | 19:00

| Dibaca : 616

FL Technics, penyedia layanan pemeliharaan dan perbaikan (MRO) untuk maskapai penerbangan membuka hangar di Bandara Internasional Soekarno Hatta. (@TangerangNews.com 2016 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-FL Technics, penyedia layanan pemeliharaan dan perbaikan (MRO) untuk maskapai penerbangan membuka hangar di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Perusahaan asal eropa ini melalui perusahaan cabangnya, PT Avia Technics Dirgantara, melaunching hangar seluas 9000 meter persegi yang merupakan hangar pertama mereka di Indonesia sebagai layanan berbasis one-stop-shop.

 

 

CEO FL Technics Zilvinas Lapinskas mengatakan, alasan pihaknya memilih Indonesia untuk menyediakan layanan MRO karena memiliki pasar yang besar. Dalam waktu dekat saja, pihakny akan teken kontrak dengan 10 maskapai penerbangan local di Indonesia, diantaranya seperti Lion Air, Sriwijaya Air, Batik Air, Kalstar Aviation, Airfast Indonesia, K-Mile Air dan lain-lain.

 

 

“Pada 2015, kami menyewa hanggar MRO di Bandara Soekarno Hatta, lalu memasuki 2016 kami berinvestasi lebih jauh dengan memasukkan unsur standar Eropa sekaligus membentuk tim spesialis MRO. Kini, dengan bangga saya dapat menyatakan FL Technics hadir secara penuh di Asia, dan kami akan terus berada disini,” ungkapnya, di Bandara Soekarno Hatta, Kamis (1/12/2016).

 

 

Martynas Grigalavicius, Kepala MRO Centre Indonesia FL Technics mengatakan, fasilitas FL Technics yang berada di Indonesia akan memulai layanan Line Maintenance bagi semua maskapai yang beroperasi menuju atau dari Bandara Soekarno-Hatta. Dengan layanan berbasis one-stop-shop, pihaknya tidak hanya melakukan perawatan tapi juga penyediaan suku cadang dan komponen. Artinya, maskapai tinggal masuk ke hangar dan semua layanan telah disediakan.

 

 

“Saat ini kami memiliki tim kuat sebanyak 40 spesialis perawatan dan staf lainnya yang didatangkan dari Eropa dan juga berasal dari Indonesia. Kami berencana untuk memperbesar tim sebanyak 250 orang di tahun 2017 ketika basis operasi perawatan akan mulai diresmikan,” katanya.

 

Head of Division HR FL Technics Suteja Darmawan mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan teknisi, pihaknya bekerja sama dengan sejumlah sekolah tinggi dan universitas bidang penerbangan di Indonesia. Mereka yang bergabung pun terlebih dahulu ditraining sesuai standart penerbangan eropa. “Mereka yang direkrut ini orang-orang berkualitas dan dipastikan memiliki lisensi, lalu kita training lagi supaya menjadi profresional,” ujarnya.

TOKOH
Jazuli Juwaini: Permasalahan Bangsa Momentum Kembali Pada Nilai Pancasila

Jazuli Juwaini: Permasalahan Bangsa Momentum Kembali Pada Nilai Pancasila

Jumat, 9 Desember 2016 | 12:00

TANGERANGNews.com- Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menyelenggarakan acara Sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika pada hari Senin (28/11) bertempat di TPQ Nurul Quba, jl. Musyawarah Kp. Sawah RT 04/04 Ciputat Kota Tangsel-Banten.

HIBURAN
Oon 'Project Pop' Tutup Usia Usai Tunaikan Shalat Subuh

Oon 'Project Pop' Tutup Usia Usai Tunaikan Shalat Subuh

Jumat, 13 Januari 2017 | 12:22

"Iya setelah shalat subuh," ujar Yossi , Jumat (13/1/2017).

KOTA TANGERANG
Papan Milik Kemenkum & HAM  di Gedung Baru SDN Sukasari 4 Masih Tertanam

Papan Milik Kemenkum & HAM di Gedung Baru SDN Sukasari 4 Masih Tertanam

Jumat, 20 Januari 2017 | 21:00

TANGERANGNews.com – Meski telah mulai ditempati, gedung baru SDN Sukasari 4 & Kota Tangerang, yang dibangun dekat kawasan pasar Babakan, tepatnya di depan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Wanita Tangerang hingga kini masih terdapat papan milik Kemenkum H

BISNIS
Melihat Produksi Kue Keranjang Nyonya Lau Jelang Imlek

Melihat Produksi Kue Keranjang Nyonya Lau Jelang Imlek

Selasa, 17 Januari 2017 | 16:00

TANGERANGNews.com-Menjelang perayaan tahun baru Imlek ke 2.568, pesanan kue keranjang atau dodol cina di Pabrik Nyonya Lauw di Jalan Lio Baru, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang kebanjiran order.

"Kita tidak membutuhkan alasan untuk menolong orang lain"

Anonim