Connect With Us

Rumah Pintar Pemilu Aria Wangsakara

Redaksi | Jumat, 20 Desember 2019 | 12:57

| Dibaca : 2301

Ita Nurhayati. (Istimewa / Istimewa)

Oleh: Ita Nurhayati

TANGERANGNEWS.com-Rumah Pintar Pemilu adalah sebuah konsep pendidikan pemilih yang dilakukan melalui pemanfaatan ruang dari suatu bangunan atau bangunan khusus untuk melakukan sebuah program aktifitas edukasi masyarakat. Pada Rumah Pintar Pemilu, disatu sisi, berbagai program pendidikan pemilih dilakukan, pada sisi yang lain, ia menjadi wadah bagi komunitas pegiat pemilu membangun gerakan. 

Berbagai sarana untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, kesadaran dan inspirasi masyarakat tentang pentingnya pemilu dan demokrasi disediakan di Rumah Pintar Pemilu.

Konsep Rumah Pintar Pemilu itu menjadi penting untuk menjawab kebutuhan pemilih dan masyarakat umum akan hadirnya sebuah sarana untuk melakukan edukasi nilai-nilai demokrasi dan kepemiluan. Rumah Pintar Pemilu diharapkan dapat membentuk generasi bangsa yang mampu menerjemahkan nilai demokrasi sesuai khittahnya.

Generasi inilah yang selain dapat menjadi pemilih cerdas, juga dapat menjadi pemimpin yang berkualitas dan melahirkan kebijakan yang memihak pada tujuan kesejahteraan masyarakat.

Tanggal 18 Desember 2019 merupakan momen bersejarah bagi KPU Kabupaten Tangerang, karena pada hari itu KPU Kabupaten Tangerang meresmikan Rumah Pintar Pemilu (RPP) yang diberi nama Aria Wangsakara. Pengambilan nama tersebut terinspirasi dari salah seorang pahlawan yang ada di Kabupaten Tangerang,  yang juga dijadikan monumen Tugu Tigaraksa.

Dalam riwayat diceritakan bahwa saat kesultanan Banten terdesak oleh agresi militer  Belanda pada pertengahan abad ke-16, diutuslah tiga maulana yang berpangkat tumenggung untuk membuat perkampungan pertahanan di wilayah yang berbatasan dengan Batavia. Ketiga tumenggung itu adalah tumenggung  Aria Wangsakara, Aria Yudhanegara dan Aria Jaya Santika. Mereka segera membangun basis pertahanan dan pemerintahan di wilayah yang kini dikenal dengan nama Tigaraksa. 

Nama Tigaraksa sendiri berarti Tiang Tiga atau Tilu Tanglu, sebuah pemberian nama sebagai wujud penghormatan kepada tiga tumenggung yang menjadi tiga pimpinan ketika itu.

Rumah Pintar Pemilu Aria Wangsakara ini dimaksudkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Kabupaten Tangerang terkait pemilu dan demokrasi dengan menyajikan informasi penyelenggaraan pemilu, sejarah pemilu dari masa ke masa, regulasi, penyelenggara, data pemilih, partai politik, jumlah serta perolehan suara masing-masing partai politik dan juga peserta pemilu lainnya seperti Presiden, DPR, DPD, DPRD dan Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Gubernur, Bupati dari mulai TPS hingga tingkat kabupaten yang disajikan berbasis digital dan juga data grafik bergambar dan berbingkai di setiap dinding ruangan.

Secara umum Rumah Pintar Pemilu bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih, baik secara kualitas maupun kuantitas dalam seluruh proses penyelenggaraan pemilu, sekaligus juga menjadi pusat informasi kepemiluan. 

Secara khusus bertujuan untuk mengedukasi masyarakat akan  pentingnya pemilu dan demokrasi, memperkenalkan nilai-nilai dasar pemilu dan demokrasi, meningkatkan pemahaman pentingnya demokrasi, serta menanamkan kesadaran nilai-nilai berdemokrasi.

Dalam buku pedoman Rumah Pintar Pemilu disebutkan bahwa materi-materi yang harus tersedia dalam Rumah Pintar Pemilu, antara lain: sejarah pemilu, pentingnya pemilu dan demokrasi, sistem pemilu, tahapan pemilu, peserta pemilu (pileg dan pilpres), proses pemilihan, profil penyelenggara pemilu dan uji pengetahuan pemilu. Adapun untuk tata ruang setidaknya ada ruang audio visual, ruang pameran (display alat pemilu), ruang simulasi, serta ruang diskusi. 

Rumah Pintar Pemilu Aria Wangsakara milik KPU Kabupaten Tangerang ini meskipun belum sempurna seperti yang disebutkan dalam buku pedoman rumah pintar pemilu, paling tidak sudah memiliki ruang yang lumayan luas, karena memanfaatkan ruang aula yang ada di KPU Kabupaten Tangerang yang disulap menjadi rumah pintar pemilu, ruang audio visual yang memutarkan film atau video seputar kisah kepemiluan, ruang simulasi pemilihan, pojok baca, juga tersedia layar sentuh ( touch screen ) yang didalamnya memuat informasi tentang pemilu dan demokrasi (dinamai layar pintar pemilu dan demokrasi), sejarah pemilu (dinamai layar sejarah pemilu), layar pintar pemilu dan pilkada, layar website interaktif dan tak kalah penting juga e-voting yang bisa digunakan untuk memilih pemimpin/ketua di lingkup organisasi, Lembaga atau sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Tangerang.

Banyak pertanyaan dari kalangan masyarakat, KPU setelah selesai pemilu atau pilkada kerjanya apa? Atau ngapain saja? Pertanyaan ini menggelitik kami untuk terus berkreasi dan berinovasi.

 Sebagai sebuah lembaga, yang salah satu tugasnya adalah memberikan pendidikan pemilih, KPU Kabupaten Tangerang menerima kunjungan dari masyarakat yang ingin melihat dan mengenal lebih dekat rumah pintar pemilu Aria Wangsakara dan tentu saja bagi masyarakat yang ingin belajar lebih banyak tentang pemilu dan demokrasi.

Ke depan Rumah Pintar Pemilu Aria Wangsakara ini akan terus dikembangkan, sehingga memenuhi kebutuhan keingintahuan masyarakat yang haus pengetahuan terkait pemilu dan demokrasi. Semoga Rumah Pintar Pemilu milik KPU Kabupaten Tangerang ini memberikan manfaat dan sumbangsih untuk masyarakat Kabupaten Tangerang yang kita cintai, sehingga keberadaannya ini tidak sia-sia.

*Penulis, Komisioner KPU Kab. Tangerang periode 2018-2023.

BISNIS
Hadir Saat Pandemi, Kopikren015 Bagikan Kopi Gratis di Pondok Aren

Hadir Saat Pandemi, Kopikren015 Bagikan Kopi Gratis di Pondok Aren

Minggu, 28 Juni 2020 | 19:57

TANGERANGNEWS.com-Dengan menawarkan menu yang menarik, kedai kopi Kopikren015 hadir di kawasan Fresh Market Emerald Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan

KOTA TANGERANG
27 Orang Jadi Korban Penipuan Oknum PNS Tangerang, Korban Rugi Ratusan Juta

27 Orang Jadi Korban Penipuan Oknum PNS Tangerang, Korban Rugi Ratusan Juta

Jumat, 3 Juli 2020 | 16:18

TANGERANGNEWS.com–Oknum pegawai negeri sipil (PNS) Kota Tangerang berinisial DR, 39, harus berurusan dengan polisi. Dia ditangkap karena dituding telah menipu puluhan korban dengan modus menjadi pegawai negeri sipil (PNS)

WISATA
Menikmati Suasana Asri di Situ Lengkong Tangsel

Menikmati Suasana Asri di Situ Lengkong Tangsel

Sabtu, 13 Juni 2020 | 13:00

TANGERANGNEWS.com-Di tengah hiruk pikuk Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ternyata terdapat ruang terbuka hijau yang menjadi tempat favorit

"Belajar dari hari kemarin, hiduplah untuk hari ini, berharaplah untuk hari esok "

Albert Einstein